Hukum Warga Wisata Bukit Mas Tolak Permintaan Iuran Yang Mencekik

Warga Wisata Bukit Mas Tolak Permintaan Iuran Yang Mencekik

-

- Advertisment -
Surabaya,Warnakota.com
 Tekad Adi Cipta Nugraha SH,
sebagai advokad di java lawyer international untuk memperjuangkan keadilan Warga Perumahan Wisata Bukit Mas (WBM ) Sepertinya  sudah bulat.
Lantaran dari 351 Rumah warga RW 006 diPerumahan Elit di Surabaya Barat merasah resah dengan tarikan Rp 2 juta perumah  oleh Pengembang PT Binamaju Mitra Sejati ( BMS ).
Sidang gugatan Nomer perkara 695/Pdt.G/2018/PN.Sby yang di gelar di ruang Sari Pengadilan Negeri Surabaya, dengan agebda Jawaban Tergugat bahkan dari Pengugat menolak permintaan pembuktian alat-alat bukti yang dimohonkan oleh pihak tergugat.
Menurut Adi Cipta Nugraha SH Menjelaskan terkait keberatan  Pembuktian dari tergugat “Saya rasa ini kurang tepat, makanya tadi saya mengajukan keberatan. Ini belum masuk agenda pembuktian kok malah minta alat-alat bukti.
Kuasa hukum tergugat sebelumnya juga mengundurkan diri, kuasa hukum yang baru ini ya agak gimana ya?,” kata Adi Cipta Nugraha usai menjalani sidang yang digelar di ruang sidang Sari 1 Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (23/1/2019).
Sebelumnya, sidang lanjutan gugatan Class Action antara 351 warga RW 006 Perumahan Wisata Bukit Mas (WBM) melawan PT Binamaju Mitra Sejati (BMS), memasuki agenda jawaban dari pihak tegugat.
Namun pada sidang gugatan perdata dengan nomor perkara 695/Pdt.G/2018/PN.Sby tersebut,  ketua majelis hakim Agus Hamzah kekeuh hanya memberikan kesempatan kepada pihak tergugat untuk memberikan jawaban atas gugatan dari pihak tergugat. Hakim juga menolak permintaan dari pihak tergugat menghadirkan alat-alat bukti.
“Kalau perkara pidana, kita bisa meminta bukti awal, sedangkan kalau perkara perdata tidak bisa. Itu namanya kita melanggar hukum acara. Jangan debat kusir ya, kami berikan waktu 2 minggu untuk pihak tergugat memberikan jawaban,” tukas Agus Hamzah.
Diketahui, persoalan antara 351 warga perumahan Wisata Bukit Mas RW 006 yang diwakili Ir. irwan Yuli Priharto, Neco Setiawan SP, Richard Suleman dan Dr. Oscarius Yudhi Ari Wijaya MM serta Tan Khing Liong melawan PT Binamaju Mitra Sejati (BMS) ini berawal dari masalah Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL).
Warga beranggapan pihak pengembang telah sewenang- wenang menaikan tarif IPL setiap bulannya hingga mencapai jutaan rupiah.
Awalnya tarikan Rp 100 ribuh  mulai tahun 2006 dan setiap tahun naik hingga sampai sekarang Rp 2 juta.
Warga atau penggugat merasa keberatan, sebab pengembang atau tergugat sudah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menarik iuran  dari 2  juta perbulannya.
“Dalam gugatannya, warga minta agar IPL dibatalkan sebab pengembang dinilai seenaknya menarik maupun menaikan iuran bulanan hingga mencapai satu juta lebih perbulannya.
Apalagi di perumahan itu sudah idibentuk perangkat warga sendiri dan sudah disetujui oleh Pemkot Surabaya,”
jelas Adi Cipta Nugraha dari kantor Java Lawyer International jalan Arjuno No 105 pada Selasa (8/1/2019) lalu.
Tarif-tarif PT BMS yang digugat 351 warga RW006 dan dianggap tidak sah menurut hukum serta tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat adalah ;
Surat No. 001/ESTATE/V/2012 tentang Pemberitahuan Perubahan Tarif Retribusi yang menentukan perubahan tarif sebesar Rp 1.000/M2 yang berlaku tanggal 01 Juni 2012.
Surat No. 014/ESTATE/V/2013 tentang Pemberitahuan Kenaikan Retribusi Biaya Pengelolaan Lingkungan yang menentukan kenaikan tarif Rp 1.375/ M2.
Surat No. 009/WBM-ESTATE/XII/2014 tentang IPL yang menentukan kenaikan biaya retribusi tahun 2015 sebesar Rp 1.650/M2.
Surat No. 067/Warga-Estate/XII/2015 tentang Pemberitahuan Retribusi Biaya Pengelolaan Lingkungan Wisata Bukit Mas yang menentukan besar biaya Retribusi tarif 2016 sebesar Rp 2.035/M2.
Surat Nomor 165/ESTATE-WARGA/XII/2016 Tentang Pemberitahuan Kenaikan Retribusi Biaya Pengelolaan Wisata Bukit Mas Tahun 2017 yang menentukan besar kenaikan biaya retribusi sebesar Rp 2.200/M2.
Surat No. 062/Estate-Warga/XII/2017 tentang Pemberitahuan Kenaikan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) Wisata Bukit Mas Tahun 2018 yang menentukan besar iuran untuk 1 Januari 2018 sebesar Rp 2.310/M2. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you