Hukum Uang Yayasan Digelapkan Terpaksa Gaji Guru Tersendat Sendat

Uang Yayasan Digelapkan Terpaksa Gaji Guru Tersendat Sendat

-

- Advertisment -

Surabaya, Warnakota.com

Winarsih Bin Sadat (37 ) warga Jalan Ketintang Madya Surabaya, didudukan dikursi Pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya,lantaran gelapkan uang Yayasan Pendidikan Widya Dharma sebesar 2 Millyar. Pada Sidang yang di gelar di R Sari 1 Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai Majelis Hakim Suparno SH,Mh dan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Yusuf Akbar SH.

Sidang yang beragendakan saksi Korban 11 Orang diantaranya Saksi Marjono ,Nurrillah SE, Reni Puji Agustin,Naning Sri Rahayu,Ummijariyah,Pramilih Kusnanti,Intan nirwana,supeno,karno wijoyo,rendra ,madbasor. Dari 11 Saksi hakim memohon pada JPU agar keterangan saksi Dibagi Menjadi 2 Kali pertemuan.untuk sekarang hanya 6 saksi yang dimintai keterangannya ujar Hakim Suparno di persidangan.

Dalam fakta persidang keterangan Marjono selaku ketua yayasan pendidikan Widya Dharma , bahwa terdakwa Winarsih merupahkan staf dibagian Keuangan yang fungsi dan tugasnya menerima uang setoran dari lembaga sekolah yaitu SD,SMP,SMA dan Perguruan dibawah naungan Yayasan Pendidikan Widya Dharma, lalu disetorkan ke bank.

Tahunya pada saat kita audit dalam satu tahu dari 2015 hingga April 2016 senilai Rp 6 Milyard dan sudah dikembalikan 4 Millyar sisa 2 Millyar.ujar Marjono Di persidangan . Begitu juga dengan Keterangan ke 5 saksi masing masing keterangannya sangat memberatkan terdakwa.

Usai persidangan Kuasa Hukum Terdakwa yaitu R Teguh Santoso SH , angkat bicara Dar kesaksian bendahara (bpj Drs. Marjono tadi menerangkan : tidak menjalankan tugas tugas pengurus suatu yayasan yg ditentukan undang yayasan (UU No. 28/2004) ketentuan pasal 52 jo. Pasal 1 angka 24.

Dimana dalam menerangkan kesaksiaannya untuk menghitung kerugian yayaaan cukup diaudit sendiri oleh bendahara saja. Uang dari setoran dari lembaga lembaga dalam yayasan ditotal sekitar 4 – 5 M diserahkan kepada Terdakwa Winarsih untuk dilanjutkan disetor kebank sekitar 4 – 4,5 M, sisanya tidak disetor.

Padahal dalam keterangan, uang setoran dari lembaga yang ditampung oleh Terdakwa juga diperintahkan saksi Marijono tesebut untuk kepentingan lain. Jadi jelas yang disetor oleh Terdakwa berkurang, karena ada perintah tersebut. Hal ini akan jelas akuntan publik harus menghitungnya, tetapi yayasan tidak menggunakan akuntan publik sebagaimana perintah undang undang. Demikian pula sebagai pengurus ia memperoleh gaji 10 juta perbulan, sudah tidak seharusnya pengurus menerima gaji sebagai ketentuan dalam Undang Undang yayasan.

Sedangkan Untuk kesaksian dari lembaga atau Pengurus ibu tadi ,tidak masalah dan benar uang diterima diserahkan kepada terdakwa.” Ujar Kuasa Hukum terdakwa. Saksi tugasnya hanya menerima dan menyetor ke terdakwa, saksi tidak tahu apa ada perintah dari saksi marijono kepada Terdakwa agar mengeluarkan dana tampungan dari lembaga tersebut, tetapi saksi Marjono membebankan dan dia serinng menyuruh Terdakwa untuk mengeluarkan dan tapungan tesebut Pengurus yayasan Widya dharma termasuk pendiri dilarang mengambil usng yayasan sebagaiman pasal 5 uu no. 28 tahun 2004.” Ujar R Teguh Santoso SH,selaku kuasa hukum terdakwa .

Diketahui dari mulai tahun 2015 hingga 2016 berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum dimana uang yang disetor dari SMK WD sampai ke Perguruan senilai Rp 2.161.132.000 ; terdakwa hanya menyetorkan ke rekening yayasan sejumlah Rp 176.029.000; sehingga pihak Yayasan Pendidikan Widya Dharma dirugikan sebesar Rp 1.984.728.000; Karena perbuatannya terdakwa di jerat pasal 374 Kuhp jo pasal 64 ayat (1). Di tempat berbeda salah satu Guru yang tidak mau menyebutkan namannya gara uang yang digelapkan oleh terdakwa kami para guru gaji nya tersendat sendat, Ungkapnya.*RHY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sinergitas dan Kekompakan Forkopimda dalam menghadapi Covid-19 di Bangkalan

Surabaya,warnakota.com Sinergitas dan kekompakan Forkopimda Jawa...

Sinergitas dan Kekompakan Forkopimda dalam menghadapi Covid-19 di Bangkalan

Surabaya,warnakota.com Sinergitas dan kekompakan Forkopimda Jawa Timur yaitu Gubernur Jatim...

” Waspadai Celah P- 19 Dari Kejaksaan Diduga  Rentan Terjadi Suap  Agar Tidak Terjadi P-21

Surabaya, warnakota.com Sejak berkas tersangka Citra Permana dilimpahkan oleh penyidik Polrestabes ke kejaksaan negeri Surabaya...
- Advertisement -

4 Pengedar Ganja Dibekuk Satreskoba Polres Jember

JEMBER, warnakota.com Jajaran Polres Jember berhasil ungkap peredaran ganja yang...

Forkopimda Jatim Memantau Jalannya Vaksinasi Massal di Sumenep Madura.

SUMENEP, warnakota.com Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you