Hukum Tiga Pembobol UNBK Di Sidangkan

Tiga Pembobol UNBK Di Sidangkan

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Keny Erviati, mantan Kepala Sekolah SMPN 54 Surabaya, kembali menjalani sidang atas kasus dugaan kecurangan UNBK.

Sidang tersebut digelar di Ruang Tirta 2, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda saksi, Senin (30/7/2018).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar Amin mendatangkan enam saksi, di antaranya Sudarminto, Aston Tambunan, Muhammad Aries Hilmi, Sri Wulandari, Mamik Suparmi, serta Dedi Prasetiawan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

 

 

Dalam keterangannya, saksi Mamik Suparmi serta saksi Aston mengaku bahwa mereka mendapat perintah dari terdakwa.

 

“Mendapat perintah untuk dibentuk tim, tujuannya kami juga tidak tahu. Iaa hanya berterima kasih kepada komite karena telah membantu sekolah,” ujar Mamik di hadapan Ketua Majelis Hakim, Sifa’urosidin.

Saat ditanya terkait tugas dari terdakwa Imam Soetiono dan Teguh Kartono, Mamik menjawab kedua terdakwa ini selaku bagian penanggung jawab pengaturan komputer.

“Mereka tugasnya menyiapkan sesi dan jawaban, bagian penanggung jawab untuk pengaturan komputerisasi,” jelasnya.

Bersama kuasa hukumnya, terdakwa Keny mengiyakan keterangan dari saksi tersebut.

 

• Bocah Surabaya yang Diberi Bantuan Koramil hingga Kelurahan Ternyata Menderita Gizi Buruk Marasmus

Diketahui terdakwa yang menjabat sebagai kepala sekolah sejak September 2017 ini memerintahkan Imam dan Teguh untuk membobol server guna menyambungkan link antara komputer yang digunakan siswa peserta UNBK dengan komputer yang nantinya dipersiapkan secara sendiri di luar ruangan UNBK.

 

Tindakan itu bermula pada hari Kamis tanggal 26 April 2018, saksi Muhamad Aries Hilmi, saksi Sudarminto, saksi Ali, dan saksi Harun yang bertugas memantau pelaksanaan UNBK datang ke SMPN 54 Surabaya dan ada aktivitas mencurigakan saat melihat ruangan di samping kelas yaitu Laboratorium IPA.

Selanjutnya para saksi melihat satu unit komputer dalam keadaan menyala dan berisi aplikasi WhatsApp di mana pada aplikasi tersebut ditemukan foto-foto soal UNBK yang mestinya tidak dapat diakses di luar ruangan kelas yang digunakan untuk ujian UNBK.

 

• Airnya Keluarkan Bau Tak Sedap, Sungai Kalimas Surabaya Masih Jadi Tempat Favorit Pemancing

Selain itu, para saksi juga melihat telah dilakukan pemotretan terhadap layar komputer tersebut dan kemudian dikirimkan kepada seseorang.

Kemudian para saksi melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya.*tim

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...
- Advertisement -

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you