Hukum Terdakwa Siti Nur Bakalan Di Vonis Rehab

Terdakwa Siti Nur Bakalan Di Vonis Rehab

-

- Advertisment -

Surabaya ,Warnakota.com

Siti Nur Anna, isteri bandar narkoba Joko Sudarno alias Ramon kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (2/10/2018).

Dalam sidang yang dipimpin hakim Anton Widyopriyono mengagendakan keterangan saksi dari yayasan Orbit.

 

Adalah Hanif Kurniawati yang memberikan keterangan sebagai saksi, menurutnya terdakwa mendapat perawatan di Rumah Sakit SOS sejak Desember 2017 sampai 28 Pebruari 2018.

 

 

Perawatan terhadap terdakwa tidak menggunakan obat pengganti, namun lebih ke pola hidup yang sehat.

 

” Perawatan secara medis hanya chek up kesehatan, biasanya kalau pecandu sabu-sabu cenderung sakit magh jadi ya dilalukan perawatan terhadap sakitnya itu. Tapi untuk pemberian obat pengganti sabu tidak dilakukan kecuali pecandu putaw, kalau terhadap terdakwa ini tindak lanjutnya lebih ke psikiater,” ujar Hanif.

 

 

Masih menurut Hanif, sistem perawatan yang dilakukan pada terdakwa adalah dengan merubah pola pikir dan gaya hidup yang sehat. Terdakwa penggunaannya sudah intensif, jadi perawatan juga dilakukan intensif.

 

 

” Dari perawatan yang dilakukan memang sudah ada perubahan perilaku, juga sudah mulai pola hidup sehat,” tambahnya.

 

Masih menurut saksi, terdakwa mengalami kecanduan jadi secara psikologis sewaktu waktu ada keinginan untuk kembali memakai narkoba. Namun terapy yang dilakukan pada terdakwa tidak harus dengan tindakan medis atau obat pengganti.

 

” Apakah terdakwa ini memerlukan rehabilitasi mengingat dia sudah memakai narkoba sejak usia 15 tahun,” tanya hakim Anton.

 

Menurut saksi, terdakwa memerlukan rehabilitasi secara sosial dan hal itu juga bisa dikeluarkan oleh pihaknya berupa assacement secara sosial bukan secara medis.

 

Perlu diketahui pada 2013 silam, Siti Nur Anna bersama Ratna Sari pernah diadili atas kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil bisnis narkoba yang dijalankan suaminya Joko Sudarno alias Ramon. Diadili di PN Surabaya, Anna dan Ratna Sari saat itu dijatuhi vonis bebas.

 

Saat itu dalam dakwaan dijelaskan, Anna bersama Ratna Sari didakwa turut membantu mengelola uang (money laundry) hasil bisnis narkoba yang dijalankan suaminya. Ramon, yang merupakan suami dari Anna dan Ratna Sari ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Perum Bukit Mas Surabaya pada Februari 2013. Ramon ditangkap lantaran menjadi pemesan sabu seberat 534 gram yang diselundupkan melaluo Bandara Juanda pada Januari 2013 oleh tersangka Dul Fadli achmad.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...
- Advertisement -

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you