Hukum Terdakwa perkara Pemukulan Divonis Hakim 1 Bulan Penjara

Terdakwa perkara Pemukulan Divonis Hakim 1 Bulan Penjara

-

- Advertisment -

Surabaya ,Warnakota.com

Sidang putusan perkara  pemukulan  yang mendudukan terdakwa  Muhammad Yusuf affandi , kembali di gelar diruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya ,Kamis,( 19/3/2020 )

Dalam  fakta persidangan Ketua Majelis Hakim Dwi Purwoko SH, Mh, membacakan amar putusan

Terdakwa secara sah melakukan tindak pidana  yang melanggar pasal 351 Kuhp melakukan pemukulan terhadap korban Amik Mariana. Dengan putusan  1 bulan penjara  selama di kurangi masa penahanan.

Hal hal yang meringankan terdakwa sopan , berterus terang mengakui perbuatannya dan belum pernah ditahan.

Sedangkan hal hal yang memberatkan  perbuatan terdakwa  dilakukan terhadap seorang perempuan  berdasarkan Visum mengakibatkan  korban  ada luka tetapi masih bisa beraktifitas .” Tutur hakim  Dwi purwoko  di persidangan.

Sayangnya tuntutan Jaksa 3 bulan tak seirama dengan putusan  hakim 1 Bulan Penjara lebih ringan,walaupun terdakwa pernah menjalani  hukuman 1 Minggu.

Menurut Sujai SH Dkk dengan adanya putusan hakim kita masih pikir pikir Sedangkan Jaksanya masih pikir pikir intinya kita masih Melaporkan ke pimpjnan apakah banding atau terima karena saya masih punya pimpinan dan masih ada  tengang waktu Satu Minggu , tutur Sujai SH pada wartawan.

Dijelaskan dalam berkas dakwaan Jaksa,  perkara ini berawal saat terdakwa mengendarai mobil dari arah Tol Menanggal di Jl A Yani Surabaya disalip oleh Amik Mariana (saksi korban), namun tidak terima sehingga terjadi saling salip menyalip.

Tidak terima kembali disalip oleh saksi korban, terdakwa kembali menyalip dari sebelah kiri yang kemudian saksi korban menghentikan mobilnya dan sempat adu mulut.

Saat saksi berhenti dan membuka kaca mobilnya, terdakwa turun dan menghampirinya. Kemudian saksi kembali menutup kaca mobilnya dan kembali melanjutkan perjalanan.

Terdakwa yang masih emosi, kembali mengejar mobil saksi dan menghentikan didepan Mall City of Tomorrow (Cito). Lalu keduanya keluar dari mobil.

Terdakwa yang emosi, meludahi muka saksi yang kemudian dibalas, kemudian terdakwa memukul wajah kanan saksi korban menggunakan tangan kirinya dengan posisi mengepal, hingga terjatuh.

Atas pemukulan tersebut, saksi mengalami luka memar di wajah kirinya, telapak tangan kanan dan lutut kanan dengan luka lecet yang diperkuat hasil visum dari RS Bhayangkara. Dan terdakwa yang tinggal di Jl A Perum pondok Manggala Kebraon didakwa pasal 351 KUHPidana.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you