Hukum Terdakwa Hau The Joon Dihukum Denda dan Percobaan

Terdakwa Hau The Joon Dihukum Denda dan Percobaan

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com
Sidang babak akhir perkara Hak Paten yang mendudukan terdakwa Hau Thye Joon di kursi pesakitan.

Dalam persidangan yang digelar di R Tirta Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda Putusan yng dibacakan oleh Hakim Ketua Majelis Gunawan Tri Budiono SH,MH.

Dalam putusannya menyatakan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 54 ayat 1 jo Pasal 9 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 2000 tentang Desain Industri.

Perbuatannya dianggap sudah merugikan Direktur PT MAS, Chung She. Jika tidak sanggup membayar denda tersebut,

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pidana dengan sengaja dan tanpa hak mengimpor, menjual dan mengedarkan barang yang telah diberikan hak desain industri tanpa persetujuan pemiliknya,” ujar hakim Gunawan dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, (23 Maret 2021).

Selain itu, terdakwa juga dihukum percobaan. Jika selama setahun Hau mengulangi perbuatannya, maka dia akan dipenjara selama enam bulan. Jika baik-baik saja selam setahun, dia tidak akan dipenjara asalkan membayar denda Rp 25 juta.
Tetapi jika Terdakwa tidak membayar denda Hau akan dihukum penjara satu bulan.

“Unsur-unsur pasal yang didakwakan penuntut umum telah terbukti pada perbuatan yang dilakukan terdakwa,” kata hakim Gunawan. Dihukum membayar denda Rp 25 juta. Bos PT Solihin Jaya Industri (SJI) ini dinyatakan telah terbukti memperdagangkan barang yang sama dengan barang dari pihak lain yang telah mendapat hak desain industri. Yakni, tiga gerobak dorong merek Faralla sejak 2013, merek Dragon Fly sejak 2008 dan merek Seagul yang diimpor dari China sejak 2015.
Gerobak itu desainnya serupa dengan dengan gerobak dorong merek Das Gluck yang diproduksi PT Mitra Anarwata Sasmaya (MAS).

Walaupun Putusan Hakim yang tak seirama membuat Jaksa Penuntut Umum masih mikir mikir yang nantinya kami koordinasi dengan pimpinan dulu.” Ujar Dedi SH pada wartawan.

Usai persidangan Sementara Pengacara Hau yaitu Rizal Haliman SH MH, Cil bersama Adv, Anandyo Susetyo SH,MH mengatakan
Kami tetap menghormati putusan majelis hakim. Meski begitu, dia sebenarnya yakin kliennya tidak bersalah. Sebab, desain gerobaknya berbeda. Selain itu, jaksa Dedy Arisandi juga tidak pernah bisa menunjukkan bukti asli dalam persidangan. “Target kami bebas. Buktinya jaksa hanya fotokopi. Konfigurasi bentuk (gerobak) juga tidak sama,” ungkap Rizal. Pada wartawan.

Perlu di ketahui terdakwa Chung She didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Dedy Arisandy SH tentang pegangan karet gerobak, pada tiga merek gerobak dorong tersebut.

Pada merek Das Gluck yang diproduksi oleh PT Mitra Anarwata Sasmaya (MAS). Dan sebagai Direkturnya adalah Chung She yang menjumpai ada produk  gerobak dorong PT SJI  yang komponen  gerobaknya, yaitu pegangan karet, kaki gerobak, dan kupingan klaim gerobak, serupa dengan barang miliknya yang sudah mendapat hak desain industry.

Dia sudah membuat pengumuman di surat kabar pada tahun 2012 lalu. Chung She meminta pihak lain yang memproduksi barang tersebut berhenti agar terhindar dari tuntutan hukum. Namun begitu, PT SJI tetap mengedarkan barangnya di pasaran. 

Gerobak dorong merek Faralla, Dragon Fly dan Seagull memiliki persamaan konfigurasi dengan desain industri milik Chung She.  Kesamaan barang terletak pada  konfigurasi pegangan karet gerobak.

Nah, karet tersebut telah didaftarkan perlindungan atas konfigurasi desain industri sesuai sertifikat tertanggal 18 Agustus 2009 lalu.  Namun, terdakwa Hau memperoleh pegangan karet tersebut secara impor, tanpa persetujuan dari Chung She.

Perbuatan SJI itu dianggap telah merugikan Chung She dan melanggar pasal 54 ayat 1 jo pasal 9 ayat 1 Undang- Undang RI Nomor 31 Tahun 2000 tentang desain industri.*sbt/red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you