Terdakwa Desi Prakoso Menolak keterangan Saksi Dibacakan, Saksi Polisi Harus Dihadirkan

0
89

Surabaya, warnakota

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, kembali menggelar sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, dengan terdakwa  Desi Prakoso bin Sampirno warga Jalan Menur Pumpungan gang 2 no: 5 Surabaya.

Terdakwa Desi Prakoso pada sepekan yang lalu didakwa melanggar pasal 112 ayat ( 1 ) Undang Undang RI no 35 tahun 2009, pada persidangan Jaksa Penuntut Umum Darwis Menghadirkan Saksi  Sudidik Sh dan saksi Indra Gunawan selaku Saksi Penangkapan terdakwa dari kepolisian Polrestabes Surabaya.Kamis,( 20/2/2020 ).

Sayangnya kedua saksi tersebut yang hadir cuma Satu Saksi yaitu Sudidik Sh, dihadapan Jaksa Penuntut Umum Darwis dan ketua Majelis Hakim Kusaini SH,Mh yang didampingi Dua anggota hakim yaitu Dwi Istiani SH,MH dan Pesta Partogi SH ,MH,

Saksi menerangkan ,” Bahwa penangkapan  hasil dari Informasi Masyarakat setelah dilakukan pengembangan dan penyelidikan pada tanggal 15 Oktober 2019 pukul 17: 30 WIB kita bersama tim melakukan penangkapan dan Pengeledahan  di Jalan Menur Pumpungan gang 2 no : 5 Surabaya, ditemukan barang bukti berupa 2 pipet kaca berisi kerak kristal warna

Putih yang diduga  narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,001 gram yang berada di dalam lemari baju.

Setelah diadakan Introgasi kepada terdakwa , bahwa barang haram tersebut didapatkan dari Cacah ( DPO ) seharga Rp 200 Ribuh yang akan digunakan sendiri,setelah dilakukan tes Urin terdakwa Positif , ” ujar Saksi Di persidangan.

Usai keterangan Saksi Polisi , Ketua Majelis Hakim Kusaini  SH,Mh bertanya pada terdakwa , apakah semua keterangan saksi Benar, ” dan dijawab oleh terdakwa semua benar atas keterangan saksi polisi ,”   aku terdakwa  pada persidangan.

Usai keterangan saksi Polisi jaksa memohon pada hakim untuk keterangan  saksi polisi Indra Gunawan yang akan dibacakan dipersidangan ,tetapi terdakwa menolak memohon agar dihadirkan  saksi Indra Gunawan, sehingga dalam persidangan Ketua hakim Majelis Kusaini SH Mh , memerintahkan Untuk menghadirkan Saksi Polisi dalam agenda Sidang Berikutnya.

Diketahui terdakwa Desi Prakoso Bin Sampirno dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum No 3557/ Pid.sus / 2019 /PN.Sby.dijerat pasal 112 ayat ( 1 ) Undang Undang Narkotika no 35 tahun 2009 yaitu tampa hak atau melawan hukum melakukan pemufakatan jahat, memiliki menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 bukan tanaman .Berdasarkan hasil laporan pengujian dari Laboratorium forensik cabang Surabaya nomor lab.10463/ NNF / 2019 terhadap 2 pipet masih terdapat sisa kristal warna putih dengan berat netto 0,001 gram dan sisa habis dipergunakan, kesipulan positif mengandung metamfetamina  terdaftar golongan 1 nomer urut 61 tentang Undang Undang Narkotika no 35  tahun 2009 , dengan ancaman Minimal 4 tahun Penjara sesuai pasal 112 ayat ( 1 ) kuhp.* sri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here