Hukum Terdàkwa Bonek Kuli Bangunan Pinter ITE

Terdàkwa Bonek Kuli Bangunan Pinter ITE

-

- Advertisment -

 

Surabaya.warnakota.com

Dua warga Surabaya yang mengaku Bonek (suporter loyal Peresebaya), Slamet Sunardi alias Slamet Carera alias Ardy Carera dan Jhonerly Simanjuntak didakwa melakukan provokasi menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial yang berbuntut bentorkan massa bonek dan Perguruan Setia Hati Teratai (PSHT). Kedua terdakwa dijerat pasal Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 Tentang  Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman terancam hukuman 6 tahun.

 

Sidang perdana kedua terdakwa digelar di ruang Tirta II Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/1). Dalam dakwaan jaksa menyebutkan, Slamet Sunardi dan Jhonerly Simanjuntak bersalah menyebarkan postingan di media sosial facebook dan tweeter yang mengakibatkan bentrokan di depan SPBU Balongsari, Jalan Raya Balongsari, Kecamatan Tandes Surabaya pada Minggu (1/10/2017) lalu.

 

“Lek kowe rumongso Bonek, lek rumongso loro ati ndelok’o dulur – dulurmu digepuk’i karo pendekar pendekar PSHT, ayo nglumpok nang pom Balongsari saiki, tak enteni dulur. Gak usah ngenteni bales mene” Bunyai kiriman dari terdakwa,  Slamet Sunardi pada group medsos facebook ‘BONEK’” demikian bunyi pesan agitasi terdakwa lewat medsos twitter dan facebook yang dicuplik dalam dakwaan jaksa.

 

Usai pembacaan dakwan, kedua terdakwa dan kuasa hukumnya mengaku tak keberatan. Mereka menyatakan tak akan mengajukan eksepsi sehingga sidang selanjutnya pada Kamis (11/1) pekan depan langsung masuk agenda pembuktian.

 

“Benar pak hakim, persidangan lanjut ke pembuktian,” ujar terdakwa di hadapan majelis hakim setelah mendapat masukan dari penasehat hukumnya.

 

Pelaku Pengeroyokan Akui Perbuatannya Usai sidang dua terdakwa kasus ujaran kebencian, majelis hakim yang dipimpin Sifa’urosidin langsung menggelar sidang penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya dua anggota PSHT Eko Ristianto (25) dan Aris (20) dengan terdakwa Mochammad Tiyok Dwi Septian alias Yoyok Supriyanto (19) dan Mochammad Ja’far bin Hasim (19).

 

JPU, Irene Puspa menyatakan dalam dakwaannya, bahwa kedua terdakwa warga Jalan Balongsari blok 7 G No. 19 Surabaya dan Jalan Pogot Gang 1 Tanah Kali Kedinding, Kenjeran itu  dijerat pasal 170 ayat 2 tentang kekerasan yang mengakibatkan kematian dan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan.

 

“Ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” kata JPU Irene Puspa.Di hadapan majelis hakim kedua terdakwa yang masih berstatus pelajar SMK mengakui perbuatannya sebagaimana disebutkan dalam dakwaan jaksa. *rhy/tm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you