Hukum Tak Terima Bambang Divonis Hakim 2 Tahun ,Jaksa...

Tak Terima Bambang Divonis Hakim 2 Tahun ,Jaksa Bànding

-

- Advertisment -

 

Surabaya,Warnakota.com

Sidang Babak Akhir terdakwa Bambang Koes Soediarto SH, pengacara yang terjerat kasus kepemilikan narkoba, oleh Majelis Hakim Di Vonis Dua Tahun penjara.

Dalam persidangan Majelis hakim yang diketuai R. Anton Widyopriyono memastikan pengacara ini terbukti bersalah melanggar Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Narkoba jenis sabu itu dimiliki terdakwa dari Markun.

Selain menghukum 2 tahun, hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 800 juta subsider 1 bulan kurungan.

Menurut Hakim Anton saat di konfirmasi wartawan di Ruang kerjannya menjelaskan,  sidangnya kalau gak salah tak putus 2 tahun dan subsider 1 bulan. Putusannya satu minggu yang lalu.

Putusan itu sesuai Perma No 03 TAHUN 2014 Tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Kedalam Lembaga Rehabilitasi. Barang buktinya sedikit,” kata Hakim Anton Widyopriyono saat ditemui di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (9/10/2018).

Rendahnya hukuman ini tentu saja dilawan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Abubowo dengan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur karena sebagai pengacara terdakwa mengerti hukum dan tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat supaya mensukseskan program pemerintah untuk pemberantasan narkoba.

“Ya, kami akan ajukan perlawanan ditingkat banding, tuntutan kami cukup tinggi yakni 6 tahun Mas, sesuai pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009,” kata jaksa Damang di ruang sidang Sari 1 PN Surabaya.

Diketahui, Bambang Koes Soediarto SH ditangkap polisi di kamar No 322 Hotel Elmi jalan Panglim Sudirman No 42-44 Surabaya pada hari Rabu tanggal 30 Mei 2018 sekitar pukul 20.00 WIB.

Dia ditangkap setelah aparat kepolisian telah mendapatkan informasi dari masyaraka telah terjadi menyalahgunakan narkotika jenis Sabu.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa satu buah pipet kaca yang berisi Kristal warna putih berupa Narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 1,6 gram? seperangkat alat hisap, korek api gas, satu buah HP Vivo warna hitam yang berada di atas meja Televisi

Setelah dilakukan interogasi terdakwa mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Markum (dalam berkas terpisah) dengan cara membeli seharga Rp. 600.000.

Sesuai data yang dihimpun, selain berprofesi sebagai pengacara, Bambang juga pernah mencalokan diri sebagai bakal calon Walikota Surabaya. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you