Hukum Sylvia Niken Wailandauw , Mantan Kacab Maybank Galaxy...

Sylvia Niken Wailandauw , Mantan Kacab Maybank Galaxy Mall Jadi Terdakwa Diduga Serampangan Cairkan Deposito

-

- Advertisment -
Surabaya,warnakota.com
Pasangan suami istri (pasutri) Aries Sebayang dan Novita Heryanto  hadiri sidang sebagai saksi korban.
Kedua saksi merupahkan korban perkara kejahatan perbankan dengan terdakwa Sylvia Niken Wailandauw, mantan kepala kantor cabang pembantu Maybank, Galaxy Mall Surabaya.
Dalam fakta persidangan Aries Sebayang mengungkapkan bahwa dirinya pernah 2 kali melayangkan somasi kepada Maybank, kantor cabang pembantu Galaxy Mall, namun meski dua kali di somasi ternyata pihak Maybank belum juga beriitikad baik untuk menyelesaikan dì mana administrasi yang semrawut deposito milik istrinya.
Dari Somasi itu saya buat atas arahan dari pihak kepolisian. Sebab pada waktu itu polisi tidak dapat serta merta menerima laporan lisan kami dan melakukan penyidikan, karena alat bukti yang kita ajukan untuk dianggap terlalu lemah. Makanya mereka menyuruh supaya saya melayangkan somasi secara tertulis kepada pihak bank. Harus dibuat secara tertulis supaya dijawab tertulis juga oleh Bank,” kata Aries diruang sidang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (19/7/2018) siang.
 Aries juga memprotes SOP Maybank Galaxy Mall yang mencairkan deposito milik istrinya hanya berdasarkan foto copy surat keterangan hilang yang sampai sekarang tidak ditemukan aslinya dan surat keterangan hilang tersebut ternyata tidak ditandatangani oleh Irjuniawan P Radjamin selaku pemohon. Padahal surat keterangan hilang itu dijadikan dasar bagi terdakwa untuk pencairan deposito milik istrinya.
“Surat keterangan hilang itu akhirnya saya bawah ke polsek Sukolilo untuk konfirmasi. Surat keterangan hilang ini ternyata tidak ditandatangani oleh Irjuniawan Radjamin. Polsek juga mengatakan kalau nomer register surat itu tidak benar,” imbuh Aries.
Sebelumnya Novita Heryanto dalam kesaksiannya menyatakan, alasan dirinya datang ke Maybank untuk tujuan menginventaris berapa harta bersama (gono-gini) yang menjadi haknya pasca bercerai dengan suaminya Irjuniawan P Radjamin. Sebab, sejak bercerai dia putus komunikasi dengan mantan suaminya,
“Tujuannya untuk menginventaris harta gono-gini. Pengacara saya menyarankan saya ke datang bank, karena deposito itu sudah atas nama saya, maka kata pengacara saya berarti deposito itu sebagjan menjadi milik saya,” ucap Novita kepada majelis hakim yang dikutuai Anne Rusiane.
Awalnya, Novita Heryanto dan suaminya Irjuniawan P Radjamin membuka rekening Deposito degan status rekening gabungan atau OR di PT. Bank Maybank Kantor Cabang Pembantu Galaxy Mall Surabaya.
Tiga Deposito itu adalah : No 3 94758 046 94758 Bilyet Giro No DB/DC 894758 AK, sebesar Rp 500.000.000 dan No 3 04361 046 04361 Giro Bilyet No DB/DC 104361 AA, sebesar USD 55.849,63, serta No 3 94171 046 94171 Giro Bilyet No DB/DC 894171 AK, sebesar : USD 97.000.
Lalu Novita Heryanto bercerai dengan suaminya Irjuniawan P Radjamin dengan putusan cerai tanggal 14 Juli 2008 nomor 182/Pdt.G/2008/PA.
Setelah Novita menikah lagi dengan suami barunya bernama Aries Sebayang, kemudian pada 2010, Novita Heryanto datang ke  Bank Maybank Indonesia Tbk Kantor Cabang Pembantu Galaxy Mall Surabaya untuk bertemu terdakwa Sylvia Niken Wailandauw selaku Kepala Kantor Cabang Pembantu, menanyakan informasi ketiga deposito miliknya atas nama Irjuniawan P Radjamin (mantan suaminya)  OR Novita Heryanto dengan menunjukkan ketiga Asli Bilyet Deposito.
Setelah dilakukan pengecekan dikomouter Bank oleh petugas Customer Service dinyatakan bahwa data ketiga deposito tersebut sudah tidak ada karena pada database komputer sudah tidak muncul lagi.
Lima tahun kemudian, tepatnya pada 22 Juni 2015 Novita datang lagi menanyakan depostonya dan dijawab terdakwa deposito tersebut telah di cairkan oleh mantan suaminya yakni Irjuniawan P  Radjamin.
Merasa depositonya hilang, kemudian Novita Heryanto besama suami barunya, Aries Sebayang melayangkan 2 kali somasi pada 24 Juni 2015 dan pada 24 Juni 2015. Namun kedua somasi tersebut diabakan oleh manajemen May Bank hingga akhirnya dilaporkan ke Polda Jatim.
Hasilnya, Sylvia Niken Wailandauw ditetapkan sebagai tersangka karena Sylvia Niken selaku Business Manger atau Pimpinan Kantor Cabang Pembantu menyetujui pencairan deposito sebelum jatuh tempo serta menempatkannya ke rekening reksadana milik Irjuniawan P Radjamin, tanpa konfirmasi lebih dulu kepada Novita Heryanto mantan istri dari Irjuniawan P Radjamin. Padahal ketiga deposito tersebut berstatus rekening OR.
Celakanya lagi, pencairan Deposito OR tersebut juga dilakukan Sylvia Niken hanya berdasarkan laporan kehilangan 3 Bilyet Deposito yang diterbitkan oleh Polsek Sukolilo, dan depostito itu dicairkan Sulvia Niken dengan dasar surat keterangan hilang dari kepolisian yang diserahkan nasabah menyusul epada bank pada tanggal 29 Juni 2010
Akibatnya perbuatan yang dilakukan, Sylvia Niken Wailandauw diancam pidana kejahatan perbankan, sesuai pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan.
Sayangnya selesai persidangan Niken tak mau di konvirmasi oleh wartawan.
Dalam  perkara  ini ada indikasi pemalsuan dalam sop pencairan uang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan PMH Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., Dua Kali Tidak Dihadiri Tergugat

Surabaya.warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Diduga Anggaran Apbd Dimanfaatkan Kampanye ERJI Bukan Covid-19

Surabaya,warnakota.com  Komisi A DPRD Surabaya menengarai dana kelurahan dimanfaatkan Pemkot...

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...
- Advertisement -

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you