Nasional Surabaya Berduka Gempar Tiga Gereja Diledakan.

Surabaya Berduka Gempar Tiga Gereja Diledakan.

-

- Advertisment -
Surabaya, warna kota.com
     Sungguh kejam dan tak punya perasaan dengan adanya Aksi terorisme kali ini sungguh membuka mata bathin warga kota surabaya. 3 gereja sekaligus hampir bersamaan dibuat gempar oleh aksi ledakan yang bersamaan dengan kegiatan istighosah kubro yang diadakan dilapangam mapolda jatim surabaya.minggu(13/05).
    Hal ini sungguh tidak dapat dipercaya karena dengan adanya bom aksi ini sudah banyak memakan korban jiwa sementara  yang diantaranya lebih dari 10 korban meninggal dunia dan 41 orang luka luka.yang kini masih dirawat rumah sakit.
   Adapun 3 Lokasi bom yang diledakkan pertama di Gereja Katolik Santa Maria (GKSM) Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, kedua Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro 146 dan ketiga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna. Ledakan yang terjadi di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) meledak dari bom mobil yang terparkir di lokasi gereja.

Pelaku bom bunuh diri di salah-satu gereja di Surabaya, diduga seorang ibu yang membawa dua anaknya, kata seorang pejabat polisi setempat.

“Ibu dan dua anaknya yang berupaya masuk ruang kebaktian ini sempat dihalau oleh seorang sekuriti di pintu masuk GKI jalan Diponegoro, Surabaya, sebelum kemudian (ketiganya) meledakkan diri di halaman gereja,” kata Wakapolrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Benny Pramono.

Keterangan kepolisian ini berdasarkan kesaksian seorang satuan pengaman (satpam) gereja GKI di jalan Diponegoro, Surabaya.

Ibu dan dua anak tersebut berupaya masuk ke ruang kebaktian ini, sempat dihalau oleh seorang satpam di pintu masuk GKI Jalan Diponegoro Surabaya, sebelum kemudian mereka meledakkan diri di halaman gereja.

“Sekuriti yang menghalaunya adalah salah satu korban yang terluka parah,” ucap Benny kepada wartawan.

Menurut Benny, perempuan dewasa dan dua anak tersebut tewas seketika di lokasi kejadian. Belum diketahui hubungan antara perempuan dan dua bocah tersebut.

Korban tewas terus bertambah

Sampai sekitar pukul 13.00 WIB, jumlah korban tewas akibat ledakan tiga gereja di Surabaya dan korban tewas terus bertambah menjadi sepuluh orang dan melukai 40 orang lainnya, kata pejabat kepolisian.

Hasil identifikasi sementara kepolisian, sekitar pukul 13.00 WIB, menyebutkan, sepuluh orang tewas dan 40 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka-luka.

Menurut polisi, bom pertama meledak sekitar pukul 07.30 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya.

Selang sekitar lima menit kemudian bom kedua meledak di gereja Pantekosta di jalan Arjuno, dan tidak lama kemudian bom meledak di gereja GKI di jalan Diponegoro, kata polisi.

Empat orang tewas akibat ledakan bom di depan Gereja Santa Maria, dua orang tewas di gereja Pantekosta serta dua orang tewas lainnya di depan gereja GKI, ungkap Frans Barung.

Polisi masih melakukan identifikasi terhadap korban yang meninggal dunia, dan jubir Polda Jatim belum dapat memastikan apakah pelaku termasuk korban yang tewas dalam serangan bom ini.

Frans Barung mengatakan, kepolisian akan menyampaikan perkembangan dari waktu ke waktu setiap jam.

Saya melihat pelaku perempuan…”

Seorang saksi mata di Gereja Katolik Santa Maria, Lia, mengatakan dirinya hendak menuju gereja Santa Maria saat bom meledak.

“Sudah dekat di lokasi, sekitar 100 meter, ada kerumunan massa, dan terdengar teriakan “Pulang! Pulang!” Saya sempat lihat prutulan(potongan) daging di sekitar lokasi. Takut, saya putar balik ke rumah,” ungkapnya kepada wartawan .

Sementara saksi lainnya, mengaku melihat seorang perempuan membawa dua anaknnya yang dilihatnya “meledakkan dirinya di depan halaman” Gereja Katolik Santa Maria di Jalan Ngagel Madya Utara Surabaya .

“Saya sempat melihat dua orang anak dan ibunya datang membawa dua tas,” kata satpam, Antonius kepada wartawan di lokasi, Minggu (13/05).

Diduga ISIS di balik serangan bom tiga gereja?

Pengamat masalah terorisme dari Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta, mengatakan, dilihat dari model dan karakteristik serangan bom di tiga gereja di Surabaya, ada indikasi kuat pelakunya adalah kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau dulu disebut ISIS.

“Sasaran aksi teror di Indonesia hanya dua, tempat ibadah dan Polisi. Ini gayanya ISIS dan harus diwaspadai,” kata Stanislaus Riyanta kepada BBC Indonesia, Minggu (13/05).

“Saya menduga ini tidak hanya berhenti di sini. Tantangan berat bagi Polri untuk menangani ini, tapi saya yakin Polri mampu,” tambahnya.

Menurutnya, kasus kerusuhan di rumah tahanan teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, menjadi alarm bagi kebangkitan sel tidur teroris di Indonesia.

“Dan sekarang mereka sudah bangkit,” kata Stanislaus.Rhy/oln

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...
- Advertisement -

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you