Kriminal Sindikat Jaringan Peredaran Narkoba Di Lapas DiBekuk Polisi

Sindikat Jaringan Peredaran Narkoba Di Lapas DiBekuk Polisi

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Tersangka inisial H (33) warga Jl. Kapas Madya IV, Surabaya, dibekuk Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Tersangka dibekuk lantaran kedapatan membawa 91 butir pil ekstasi. Menurut Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKP Heru Dwi Purnomo pada Jumpa Pers mengatakan ,” bahwa tersangka inisial H telah mengedarkan ekstasi pada pelanggannya sejak satu tahun .

Tersangka dibekuk petugas di toilet KFC Jl. Basuki Rahmat, Senin , (27 /9 ). Ada tujuh orang pengedar diamankan. Sementara barang bukti yang disita di antaranya 1.306 butir pil ekstasi, 47,98 gram sabu, 40 ribu pil koplo, 2 kilogram ganja, dan 940 butir pil happy five. Tujuh pengedar itu masing-masing bernama inisial H (33), warga Jalan Kedinding Tengah, Surabaya; Inisial N (27), warga Tambak Wedi, Surabaya; Hir (24), warga Dukuh Bulak Banteng, Surabaya; Ir (21), warga Jalan Rungkut Tengah, Surabaya; Bgs (22), warga Mojokerto; Sm (29), warga Jalan Rungkut Tengah, Surabaya; dan Mnr (28) warga Sidoarjo.

Terkait dengan tersangka inisial H saat Polisi telah melakukan pengintaian terhadap tersangka sejak sebulan lalu. Narkoba yang diedarkan jenis eksitasi tersebut didapatkan tersangka dari seorang narapidana di sebuah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). “Tersangka ini mengaku akan mengantarkan barang tersebut, kepada pelanggannya yang sedang ulang tahun,”papar Heru.

Pada Wartawan tersangka mengelak mengedarkan narkoba dengan mengaku sebagai anggota polisi. “Saya tidak pernah mengaku polisi, mungkin karena penampilan saya banyak yang mengira seperti itu,” elaknya. Disinggung terlibat narkoba jaringan Lapas, tersangka mengku karena faktor ekonomi.” Tutur nya Sementara Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian membenarkan bahwa tersangka selama ini sering mengaku Polisi guna memperlancar aksinya. “Dari saksi lainnya yang kami amankan, tersangka mengaku sebagai polisi,” ungkapnya.

Tersangka merupakan pengedar narkoba khususnya ekstasi yang didapat dari bandar berinisial ARI yang saat ini mendekam di Lapas Porong,” pungkas Memo.

Guna memepertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diancam pidana selama 20 tahun penjara. *rhy


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...
- Advertisement -

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Bagaikan Minum Pil Pahit  Kapolrestabes Surabaya Terkait Oknum Anggotanya Terlibat Narkoba 

Surabaya,warnakota.com Pesta sabu di hotel tengah kota Surabaya, 5 oknum...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you