Hukum Sidang Perdana Kurir Narkoba 1 Kg

Sidang Perdana Kurir Narkoba 1 Kg

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com

Sidang Perdana Perkara Kurir Narkoba yang di  gelar  di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,Sidang kali ini Beragendahkan Pembacaan Dakwaan  dengan mendudukan  terdakwa Resa Puryono alias Ali bin H Tahir (37).

Sidang perdana yang  dipimpin  Djainuri SH MH sebagai ketua majelis hakim, Rabu (05/07).

Dengan tertunduk malu terdakwa mendengarkan  Dakwaan yang di bacahkan oleh Jaksa Penuntut Umum Whelmina Manuhutu dari Kejari Surabaya

Dalam  dakwaan Terdakwa  Resa Puryono didakwa dengan Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2), dengan ancaman hukuman maksimal yakni hukuman mati.

“Dikarenakan tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram dengan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika,” ucap Jaksa Welly membacakan dakwaan.

 

Terdakwa Resa Puryono alias Ali bin H Tahir ditangkap anggota satreskoba polda jatim pada hari Kamis tanggal 19 Januari 2017 sekitar pukul 08.00 WIB. dia ditangkap saat berduaan dengan pacarnya yang bernama Erna di Hotel Fave Max kamar 219 Tegalsari Surabaya, dengan barang bukti 1 bungkus plastik seberat 970 gram dan 1 bungkus plastik klip seberat 2,52 gram yang disimpan dalam tas berwarna ungu.

 

Terdakwa Resa Puryono jadi kurir narkoba bernama Can Can di Pontianak Kalimantan Barat dengan imbalan Rp. 30.000.000. Setelah menerima sabu-sabu dari Can Can pada tanggal 28 Nopember 2016 terdakwa menuju Surabaya dengan melalui jalur laut dengan menggunakan kapal Lawit. Selama dalam perjalanan barang haram tersebut disimpan di dalam dos bekas Indomie yang diatasnya dikasih kue jajanan supaya tidak diketahui orang lain dan tiba di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

 

Terdakwa Resa Puryono alias Ali bin H Tahir adalah anggota sindikat narkoba Depok.  Setelah Resa Puryono ditangkap dan dilakukan pengembangan ke daerah Cijantung, Jakarta dan Cilodong, Depok, Jawa Barat. Polisi Polda Jatim mendapat 2 kilogram lagi pada, Jumat (03/02) lantas dikembangkan lagi di tempat penyimpanan gudang polisi berhasil mengamankan 17 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dengan tersangka bernama inisial Fl. *TIM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you