Hukum Sidang Penganiayaan Berubah Menjadi Tangisan ,Dengan Hadirnya Sang Mama

Sidang Penganiayaan Berubah Menjadi Tangisan ,Dengan Hadirnya Sang Mama

-

- Advertisment -

 

 

Surabaya,warnakota.com

Sidang perkara penganiayaan terhadap adik kandung kembali di gelar di R Sari Pengadilan Negeri Surabaya.

Terdakwa Dojolukito Wisanto terpaksa di dudukan di kursi pesakitan .terdakwa kasus penganiayaan yang melakukan pemukulan  bertubi-tubi terhadap adik kandungnya sendiri ini tak kuasa menahan air matanya selama menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Air mata Dojolukito kian tak terbendung lagi saat sang adik kandung yang dihadirkan sebagai saksi di persidangan bersedia memaafkan dirinya.

Ima Sriwulan Wisanto, adik kandung terdakwa dihadirkan jaksa penuntut umum Suparlan di persidangan untuk diperiksa sebagai saksi korban.

Dihadapan majelis hakim, Ima Sriwulan bercerita perihal awal mula dirinya mendapatkan perlakuan kasar dari terdakwa. “Penyebabnya sepeleh, hanya karena Mama (ibu terdakwa dan korban) menolak ajakan pergi, kemudian dia (terdakwa) emosi dan memukul pipi kanan dan kiri serta dada saya,” ucap Ima Sriwulan dengan terbata-bata karena menangis.

Tak hanya dipukul pakai tangan, Ima Sriwulan juga didorong hingga jatuh, bahkan ditendang dibagian perutnya. Akibat penganiayaan yang dilakukan terdakwa tersebut, Ima Sriwulan harus dilarikan kerumah sakit untuk menjalani pengobatan, di rumah sakit “Kelopak mata kiri saya bengkak, tulang pipi kiri dan bibir kiri saya lebam, dada saya nyeri, sekarang saya trauma jika melihat dia,” terang Ima.

Kendati sudah dianiaya dan diperlakukan kasar, Ima Sriwulan mengakui sudah memaafkan perbuatan keji kakak kandungnya tersebut.

“Saya sudah memaafkan dia, saya hanya menuntut keadilan pak hakim, dia sudah memperlakukan saya seperti binatang,” aku Ima Sriwulan kepada ketua mejelis hakim Maxi Sigarlaki.

Hakim Maxi pun lantas memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk meminta maaf kepada adik kandungnya. Saat meminta maaf, terdakwa memeluk erat adiknya seakan tak ingin dilepaskan.

Tak hanya itu, hakim Maxi juga menghadirkan Ibu kandung terdakwa dan saksi sehingga suasana persidang menjadi ,

sangat terharu dan membuat Hakim.pengacara serta pengunjung ruang sidang ikut menangis.dengan kehadiran sang Mama  yang duduk di kursi roda. Sambil mengatakan saya memafkan semua kesalahan anak anak saya pak hakim.

Dengan memohon pada hakim agar perkara ini cepat selesai dan bisa merukunkan anak anak saya, anak saya 10 pak hakim, semua anak anak saya baik baik.saya ingin anak saya rukun jangan sampai bertengkar, jelas mama di  persidangan.

Kepada kakak beradik yang sedang berseteruh tersebut, hakim meminta agar keduanya juga meminta maaf kepada ibu kandungnya, supaya sang ibu senang melihat kedua anaknya sekarang sudah berdamai.

Akhirnya terdakwa Dojolukito dan saksi korban Ima Sriwulan langsung bergantian bersujud dan sekaligus memeluk sang mama.

Perlu di ketahui berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum Suparlan dari Kejaksaan Negeri Surabaya, bahwa kasus pemukulan bertubi-tubi tersebut berawal saat terdakwa mendatangi rumah adiknya, Ima Sriwulan di jalan Mojo Kidul Blok J No 12 Surabaya, untuk mengajak ibunya yang suda tua jalan-jalan keluar rumah.

Namun ternyata ajakan keluar rumah it ditolak oleh sang ibu. Atas penolakan itu, terdakwa Dojolukito tersebut  emosinya.

Dalam keadaan emosi, terdakwa seperti kesetanan menghajar dan mendorong adik kandungnya Ima Sriwulan di lantai 1 rumahnya. Tak cukup sampai disitu saja, terdakwa kembali memukuli lagi adik kandungnya saat berada diteras rumah.

Atas perbuatan terdakwa, korban Ima Sriwulan mengalami luka-luka di wajah dan tubuhnya. Tak terima diperlakukan kakaknya seperti itu, Ima pun melaporkan terdakwa ke polisi. Dalam kasus ini, terdakwa Dojolukito Wisanto diancam jaksa penuntut dengan dakwaan primer pasal 351 ayat (1) KUHP dan dakwaan sekunder pasal 351 ayat (2) KUHP*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you