Surabaya (warnakota.com

Sidang lanjutan terhadap Perkara  mantan Dirut Empire Palace, Trisilowati Yusuf alias Chin Chin, Rabu (4/1/2017). Di gelar kembali di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya,

Beragenda jawaban eksepsi dari Jaksa Penuntut Umun (JPU) Sumantri dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Jaksa tetap menuntut terdakwa sesuai dengan dakwaan dan pasal 374 KUHP,  tentang penggelapan dan 363 KUHP pencurian, serta memunculkan pasal tambahan yakni 367
ayat (2) dan Pasal 376 KUHP.

Ditemui usai sidang, Sumantri mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan penuntutan terhadap terdakwa sesuai dengan dakwaan, “Tuntutannya masih tetap sesuai dengan Dakwaan,” ujarnya.

 

“Perkara ini masih tetap bisa berjalan, karena pencurian dalam keluarga tersebut juga masuk dalam ranah pidana, selama pelapor tidak mencabut laporan atau adanya perdamaian,” tambahnya.

 

Sementara kuasa hukum Chinchin Ronald Talaway mengaku, bahwa JPU tidak dapat melakukan penuntutan dalam perkara ini, sesuai dengan pasal 367 ayat (1) dimana pasangan suami istri yang masih ada ikatan atau belum berpisah tidak dapat dilakukan perkara atau penuntutan.

 

“Disini Jaksa telah mengabaikan pasal 376 ayat (1) dan terkesan memaksakan, padahal perkara ini bermula dimana terdakwa melakukam pencurian dan penggelapan dokumen perusahaan keluarga,” ungkapnya.

 

Disinggung dengan munculnya dua pasal dari Jaksa yakni Pasal 367 ayat (2) dan 376 KUHP, Ronald menanggapi sah saja, asal selama masih belum P 21, “boleh menambahkan pasal, selama masih tahap P 19, kalau ini namanya memaksakan,” pungkasnya.

 

Dalam sidang sebelumnya,  eksepsi Chin Chin dikabulkan oleh ketua Majelis Hakim Unggul Warsito dengan mengeluarkan Chin Chin dari rumah tahanan dan menjadi tahanan kota.

 

Untuk diketahui, Chin Chin dilaporkan Gunawan Angka Widjaja, suaminya, atas dugaan pencurian dengan pemberatan dan penggelapan dalam jabatan. Atas laporan yang dibuat tanggal 6 Juni 2016,*TIM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here