Pendidikan Serunya Permainan " SEMAI" Sembilan Nilai Permainan Anak Anti...

Serunya Permainan ” SEMAI” Sembilan Nilai Permainan Anak Anti korupsi

-

- Advertisment -
Sebanyak 30 siswa kelas 3 B Sekolah Pendidikan Karakter berbasis TIK SD Muhamamdiyah 1 Ketelan Surakarta belajar upaya pencegahan korupsi melalui permainan edukatif yang diberi nama “Sembilan Nilai Permainan Anak Anti korupsi” atau SEMAI di sekolah, Rabu, (03/01/2018). Seperti namanya, permainan ini berisikan 9 nilai anti korupsi antara lain kejujuran, kepedulian, kemandirian, keadilan, tanggung jawab, kerja sama, sederhana, keberanian dan kedisiplinan. Dengan permainan belajar sambil bermain, peserta didik diharapkan akan tumbuh menjadi pelajar dan pribadi yang berkarakter, berkeadaban, beraklaqul karimah, dan berintegritas.
“Permainan pendidikan anti korupsi adalah salah satu program KPK untuk disosialisasikan di bidang pendidikan agar nilai-nilai ini apabila diajarkan kepada anak sejak dini akan membawa dampak dan manfaat baik dari sisi wawasan dan pemikiran anti korupsi yang isinya kasus dan solusi sehingga anak memberi argumentasi. Permainan ini bisa dimainkan berdua atau berkelompok. Terdiri dari papan permainan, kartu putih berisi situasi, dan kartu merah berisi pertanyaan untuk hukuman. Pada papan permainan, terdiri dari dua bagian. Masing-masing bagian terdiri dari 9 kotak bergambar yang bertuliskan nilai-nilai anti korupsi tersebut, Belajar anti korupsi tidak hanya sekedar diajarkan dan dijelaskan di dalam kelas, tetapi belajar karakter ini juga bisa aplikasikan dalam metode belajar sambil bermain”. Kata Dra. Novi Saptina, Wali Kelas 3 B.
Cara bermainnya, kedua pihak yang menjadi peserta di dampingi oleh fasilitator yang bertugas memberikan pertanyaan dan menentukan benar-salahnya jawaban peserta. Setelah fasilitator menentukan siapa peserta yang memulai terlebih dahulu, maka ia harus mengambil satu kartu putih, lalu membacakan dengan saksama situasi yang dideskripsikan dalam kartu tersebut. Kemudian, ia harus menentukan situasi tersebut, masuk ke dalam kelompok nilai antikorupsi yang mana kejujuran, kepedulian, kemandirian dan seterusnya, lalu meletakkan kartu tersebut ke nilai anti korupsi di atas papan.
Sementara itu, Aisha Idelia Haeri, salah satu siswa kelas 3 B mengaku senang dengan pembelajaran ini. “Saya tadi mendapat tugas memimpin teman-teman, untuk mengontrol jawaban dan respon dari teman-teman tentang permainan ini, pemain lawan harus memberikan penilaian di sertai alasan, apakah jawaban tersebut benar atau salah. Fasilitator akan memimpin diskusi tersebut dan memberikan keputusan. Bila jawaban tersebut salah, peserta harus mengambil kartu merah dan menjawab pertanyaan atau melaksanakan perintah yang tertera di dalamnya. Begitu seterusnya bergiliran. Peserta atau kelompok yang menang, adalah mereka yang paling banyak menempatkan kartu putih dan paling sedikit mengambil kartu merah”, ungkapnya dengan penuh semangat.
Para siswa sangat antusias selama mengikuti pembelajaran. Mereka aktif bermain, belajar, berdiskusi dan mempresentasikan hasil kerja kelompoknya masing-masing. *adpt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you