Hukum Putusan hakim terkait 7 Terdakwa PT. Star Cosmos

Putusan hakim terkait 7 Terdakwa PT. Star Cosmos

-

- Advertisment -

Surabaya, warnakota

Sepekan yang lalu Jaksa Penuntut Umum Kejari Perak Menuntut 7 terdakwa diantaranya ,1 terdakwa Arie Prakoso, 2,terdakwa Dwi Hastutik, 3, Erwin Syarif , 4,M  Insanul Chamil , 5, Seftikawati, 6, Hasyim Ashari, 7, Ani fitriyah , dari  karyawan PT Star Cosmos selama  5 bulan penjara, 

Dalam tuntutan JPU menyatakan bahwa terdakwa Arie Prakoso DKK dinyatakan secara sah menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang yang seluruhnya atau sebagaian adalah kepunyaan orang lain tetapi yang ada didalam kekuasaannya bukan karena kejahatan  yang  dilakkukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang yang disebabkan karena ada hubungannya kerja, yang melanggar pasal 374 Kuhp jo pasal 64 ayat 1 Kuhp jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp.

Sayangnya pada sidang kali ini yang beragendakan putusan yang digelar di R Sari 3 Pengadilan Negeri Surabaya, yang dipimpin  ketua Majelis Hakim Edy Suprayitno SH,MH dan didampingi Dua Anggotanya Hakim Kusaini SH,Mh dan Pesta Partogi SH,MH.Senin,( 24/2/2020)

Dalam putusan yang dibacakan  oleh Ketua Majelis Hakim Edy Suprayitno Rupanya tidak seirama dengan Tuntutan Majelis Hakim Yang Memutus 75 Hari , dimana 7 terdakwa secara sah bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang yang seluruhnya atau sebagaian adalah kepunyaan orang lain tetapi yang ada didalam kekuasaannya bukan karena kejahatan  yang  dilakkukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang yang disebabkan karena ada hubungannya kerja, yang melanggar pasal 374 Kuhp jo pasal 64 ayat 1 Kuhp jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp.

Namun dalam putusan tersebut Terdakwa Arie Prakoso dkk banyak sekali pertimbangan pertimbangan diantaranya Pihak PT Cosmos telah memaafkan perbuatannya, dan 7 terdakwa belum pernah dihukum serta tidak berbelit belit dalam memberikan keterangan di dalam persidangan.

Diketahui, Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Nomer Reg, Perk : 422 / TG.PRK /12 / 2019. Bahwa Perkara Ketujuh Terdakwa diduga melanggar SOP atau menyalahi aturan PT. Star Cosmos terkait penjualan Part Avalan ( barang Bekas) yang berada di kantor cabang yang berada di seluruh Indonesia bahwa Part avalan servis tersebut dilarang dijual dan harus dikirim di ke gudang pusat Jakarta. Sedangkan ketentuan barang part avalan ( barang bekas ) tersebut dijual tidak sesuai dengan ketentuan dengan harga kiloan sebesar Rp 900 .000 s/d Rp 1.500.000 pada tahun 2016. Akibat perbuatannya PT.Star Cosmos mengalami kerugian sebesar RP 107.566.786.perbuatan ke 7 terdakwa melanggar paaal 374 Kuhp jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 Kuhp.*sri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you