Hukum Punya 6 Poket Sabu, Penghuni Rumah Kontrakan Ini Dituntut...

Punya 6 Poket Sabu, Penghuni Rumah Kontrakan Ini Dituntut 7 Tahun Penjara

-

- Advertisment -
Surabaya,warnakota.com
Terdakwa Riah Nurhidayah binti Sukarno dan Yefta Alpha Charismawan,  bakal tinggal di penjara lebih lama.
Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Akhmad Iriyanto menuntut penghuni rumah kontrakan di Jalan Dukuh Kupang Gg. XX No. 16, ini dengan hukuman 7 tahun penjara dan uang Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan, saat sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (28/11/2018).
“Terbukti bersalah memiliki 6 poket sabu, sesuai dakwaan primer pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009. Mengajukan tuntutan 7 tahun dan 6 bulan penjara atau uang Rp 1 miliar,” ucap JPU Irianto kepada ketua majelis hakim Anton Widyopriono.
Dalam dakwaan terungkap bahwa Riah Nurhidayah dan Yefta Alpha Charismawan ditangkap unit Satreskoba Polrestabes Surabaya pada Kamis tanggal 12 Juli  2018 sekira pukul 06.30 WIB dalam sebuah rumah rumah kontrakan Jalan Dukuh Kupang Gg. XX No. 16 Surabaya.
Keduanya ditangkap karena telah melaksanakan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan prekursor Narkotika, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I jenis sabu.
Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa, 6 poket plastik yang berisi Narkotika jenis sabu dengan berat ± 5,18 gram beserta pembungkusnya dengan berat netto 3,643 gram, dengan berat masing-masing : ± 1,04 gram,  ± 0,94 gram, ± 0,62 gram, ± 0,64 gram, ± 0,94 gram beserta pembungkusnya, dengan berat ± 1,00 dan, 3  butir pil Extacy warna kuning logo Omega dengan berbat netto 0,872 gram,  1 pipet kaca yang masih terdapat sisa Narkotika jenis sabu dengan berat ± 13,75 gram, 1 pipet kaca yang masih terdapat sisa Narkotika jenis sabu dengan berat ± 7,25 gram beserta pipetnya, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah HP merk Xiomi, 1 botol alkohol.
Dihadapan penyidik, terdakwa mengaku bahwa barang haram itu dibeli Om Peng (DPO) seharga Rp 900 ribu pergram, dan dijual kembali dengan harga 1 gramnya sebesar Rp. 1.200.000. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you