Hukum Pria Paru Baya DiVonis Hakim 5 Tahun 6 Bulan...

Pria Paru Baya DiVonis Hakim 5 Tahun 6 Bulan Penjara

-

- Advertisment -

 

Surabaya,Warnakota.com

Sidang perkara narkoba digelar diruang garuda1 Pengadilan Negeri Surabaya dengan terdakwa Susanto als Gendon bin Sumarkom, Kamis (30/8/2018).

 

 

Pria 41 tahun warga Dukuh Kupang Timur.XV/43 Kel.Pakis, Kec.Sawahan Surabaya ini tadi siang menjalani sidang lanjutan perkara narkoba dengan agenda putusan (Vonis).

 

 

Persidangan yang dipimpin Anne Rusiana ini digelar diruang sidang garuda1 PN Surabaya, dalam amar putusan yang dibacakan Anne Rusiana selaku Ketua Majelis Hakim tersebut memutuskan menjatuhkan dan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama (5,6) lima tahun enam bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

 

 

Sebagai bahan pertimbangan Hakim, hal yang memberatkan adalah terdakwa tidak mendukung program Pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika, sedangkan hal yang meringankan ialah terdakwa tidak berbelit belit, mengaku terus terang, dan bersikap sopan selama persidangan apalagi terdakwa adalah tulang punggung keluarga.

 

 

Adapun putusan tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irene Ulfa dari Kejari Tanjung Perak, yang sebelumnya menjatuhkan tuntutan terhadap terdakwa selama (8) delapan tahun denda sebesar Rp 1 miliard dan Subsidair (6) enam bulan kurungan.

 

 

Atas keputusan Hakim tersebut langsung disambut terdakwa dengan kata terima, saya terima keputusan pak Hakim, ucap terdakwa yang didampingi H.Moch Sudjai dan Eli Agus Sunarto sepaku tim kuasa hukumnya.

 

 

Untuk diketahui, bahwa perkara tersebut terjadi pada Senen 30 April 2018 sekira pukul 13,30 wib, terdakwa ditangkap petugas Polisi dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dijalan Kupang Praupan.1 Surabaya, ketika dilakukan penggeledahan tethadap diri terdakwa petugas temukan barang bukti berupa (1) satu poket shabu seberat 0,22 gram yang dibuang oleh terdakwa.

 

 

Saat di interogasi petugas, terdakwa mengaku jika barang haram tersebut adalah titipan dari Brusi Ferianto (berkas terpisah) dan Jo (DPO) yang dibelikan oleh terdakwa kepada Inul (DPO) dimana dalam membelikan shabu tersebut terdakwa mendapatkan upah sebesar Rp 20,000;/bungkusnya.

 

 

Atas perbuatan terdakwa tersebut, oleh JPU terdakwa dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika..*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you