Kriminal Polres Lamongan Amankan Pelaku Ranmor di 14 TKP

Polres Lamongan Amankan Pelaku Ranmor di 14 TKP

-

- Advertisment -

Lamongan,warnakota.com

Kepolisian Resor (Polres) Lamongan, telah mengamankan lima pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini merajalela di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Di antara lima pelaku yang berhasil diamankan tersebut berstatus suami-istri yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo berinisial SKN (24), dan A (25). “Salah satunya, istri tersangka. Perannya ikut serta dalam kejahatan pasal 363 KUHP ini,” kata Wakapolres Lamongan Kompol Imara Utama, dalam jumpa pers di halaman Mapolres Lamongan, Kamis (26/10).

Sementara tiga tersangka lainnya, yakni MTN (39), asal Kabupaten Gresik, serta LJM (30) dan HP(55), yang sama-sama berasal dari Kabupaten Bangkalan, Madura. Dua nama terakhir, dikatakan Imara berperan sebagai penadah kendaraan hasil kejahatan.“Dua perannya penadah.

Tim Dari resmob dipimpin Kasatreskrim (AKP Yadvivana Jumbo Qantasson, red), memimpin pengejaran sampai ke Bangkalan, penadah kendaraan sudah kita dapatkan kita bawa,” ucap Imara. Lebih lanjut Imara menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan, petugas Kepolisian berhasil menemukan sejumlah barang bukti alat-alat yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya, di antaranya, unit mobil Daihatzu Agia, 4 sepeda motor dan handphone. “Plat nomor yang digunakan disinyalir palsu,” katanya. Yang cukup mengagetkan, dari keterangan pelaku yang diperoleh petugas, sepanjang aksinya selama 1 tahun di wilayah Lamongan, mereka sudah melakukan pencurian di 14 tempat berbeda.

“Tersangka ini spesialis pencurian dengan pemberatan yang sudah beraksi di beberapa TKP di Kabupaten Lamongan, yang sampai saat ini kita data ada 14 TKP,” tuturnya. Lanjut Imara, dalam menjalankan aksinya, mereka kebanyakan menyasar sepeda motor yang diparkir di warung, puskesmas dan klinik yang tersebar di sejumlah wilayah Lamongan.

“Kemungkinan ada TKP lain, kemungkinan di Bojonegoro, dan Gresik,” katanya. Akibat perbuatannya, kelima pelaku pencurian sepeda motor yang sudah merajalela di Kabupaten Lamongan ini dijerat dengan pasal 363 KUHP. “Ancaman 7 tahun penjara,” terang Imara. *Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you