Hukum Perkara Pengeroyokan Yang Melibatkan Giri Bayu Kusuma Segera...

Perkara Pengeroyokan Yang Melibatkan Giri Bayu Kusuma Segera Disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya

-

- Advertisment -

Surabaya ,Warnakota.com

Masih ingat perkara Pengeroyokan terhadap Handy Natanael Setiawan (25) warga Petemon Timur Surabaya dan Jimmy Cen (32) warga Ngaglik Surabaya di Jimmy’s Club and Lounge area Hotel JW Marriott Surabaya,

Perkara ini polisi menetapkan 5 tersangka satu diantaranya  Ketua Umum Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim Giri Bayu Kusuma (GBK).

 

Sekarang sudah P21 di kejaksaan Negeri Surabaya.

Menurut Jaksa Penuntut Umum yaitu Damang saat di konfirmasi wartawan warnakota.meberangkan bahwa perkara ini udah P21 di kejaksaan yang akan segera di kirim di Pengadilan secepatnya akan di sidangkan .karena semuanya sudah mempunyai unsur unsur dan bukti buktinya  pasal yang di dakwakan pasal 170 KUHP jelas Jaksa Damang kepada wartawan.

 

 

Giri Bayu Kuduma memang tidak di tahan,di karenakan beliaunya koperatif terhadap pangilan jaksa,tutur  Damang kepada wartawan.

 

Kasus ini  berawal terjadi di Club & Lounge Jimmys area Hotel JW Marriott Surabaya, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 02.30 dini hari. Saat itu Jimmy dan Handy masuk ke Jimmys Club dan sudah ada keributan antar dua kelompok.

 

Mengetahui keributan itu, Jimmy dan Handy pilih kembali keluar. Saat melangkah keluar di lorong pintu club di samping kiri pintu utama hotel bintang lima di Jalan Embong Malang Surabaya itu Jimmy tanya pada Handy kenapa mereka ribut, dan bilang gitu saja kok diributkan.

 

Akan tetapi, ucapan Jimmy terdengar cewek berinisial DMAD yang tadi dilihatnya ikut ribut di dalam club. Tak disangka, cewek itu marah mengejar Jimmy.

 

Handy berusaha menghalangi. Namun, tersangka DMAD ganti mencekal krah baju Handy dengan berkata yang mengandung unsur SARA.

 

Tidak hanya itu, meski Handy dan Jimmy diam saja, DMAD pada teman-temannya mengaku telah dipukul Handy. Terus, terjadilah pengeroyokan oleh kelima tersangka.

 

Handy dan Jimmy dipukul dan ditendang bertubi-tubi. Keduanya bersimbah darah, terutama di bagian muka dan punggung.

 

Disesalkan pula, petugas keamanan di tempat itu justru ikut mencekik dengan siku tangan dan menggelandang Handy keluar area hotel sambil mengancam akan menghabisinya jika tidak pergi.

 

Berdasarkan hasil visum RS.SILOAM, Handy mengalami luka di bagian pelipis mata kanan dan kiri, leher dan punggung, sementara Jimmy mengalami luka di bagian wajah dan punggung.

 

Akhirnya Handy dan Jimmy melaporkan ke Polsek Tegalsari. Laporan sesuai No: STTLP/K/026/I/2018/Jatim/Restabes SBY/Sek Tegalsari, Minggu (21/1/2018). Tidak lama kemudian, kasus ini diambil alih Polrestabes Surabaya.

Hingga berita ini dinaikan Giti Bayu Kusuma Bekum  bisa di konfirmasi *rhy /oln

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...
- Advertisement -

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Bagaikan Minum Pil Pahit  Kapolrestabes Surabaya Terkait Oknum Anggotanya Terlibat Narkoba 

Surabaya,warnakota.com Pesta sabu di hotel tengah kota Surabaya, 5 oknum...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you