Hukum Perkara Marketing Narkoba Di Vonis Hakim 12 Tahun Penjara

Perkara Marketing Narkoba Di Vonis Hakim 12 Tahun Penjara

-

- Advertisment -

 

Surabaya ,Warnakota.com

 

Sidang Putusan perkara narkoba yang di gelar di R Candra Pengadilan Negeri Surabaya.

 

Sidang Kali ini beragendakan Pembacaan Putusan yang di bacakan oleh Hakim Ketua Majelis Jan Manopo SH ,Mhum dan didampingi  kedua anggota  Majelis Hakim  yaitu Hakim Jihad SH,Mhum dan Slamet Riadi  SH,Mhum.

Sedangkan terdakwa Dodik Handoko Bin Sukotjo yang di damping oleh kuasa hukum dari Lacak yaitu Ronni SH.

 

 

Sayangnya Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Ni Putu dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tidak seirama dengan putusan Hakim .

 

Jaksa Penuntut Umum Menuntut dan menyatakan terdakwa Dodik Handoko bin Sukotjo bersalah melakukan tindak pidana  ” tanpa hak  atau melawan  hukum memiliki  atau menguasai narkotika golongan 1 jenis shabu dengan berat melebihi 5  gram  “sebagaimana  dalam dakwaan  kedua melanggar pasal 112 ayat  (2)  UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

 

Menjatukan pidana 20 tahun atas diri terdakwa dalam tahanan dan denda sebesar Rp 1.000.000.000 (Satu Milyard Rupiah ) Subsidair 6  (Enam ) bulan penjara.

 

Menyatakan supaya terdakwa tetap di tahan .

Dan  barang bukti :Narkotika jenis shabu dengan berat 39.550 gram dalam keadaan basah saat di terima  di Laboratorium  Forensik Cabang Surabaya .2 ( Dua ) Unit timbangan digital ,1 (Satu ) buah HP ,Merk Samsung warna hitam ,1 (Satu ) buah skorp plastic ,3 (Tiga ) pak plastik klip kosong ,1 (Satu ) tempat rokok merk  Magnum .1 (Satu ) buah dompet warnah hitam  dirampas untuk di musnakan.

Menyatakan supaya terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5000.

 

 

Sedangkan Putusan Hakim Jan Manopo SH.Mhum.menyatahkan terdakwa Dodik Handoko Bersalah karena melanggar pasal 112 ayat 2 ,Menjatukan pidana selama 12 tahun penjara denda 5 juta subdiair 6 bulan penjara.

 

Hal hal yang memberatkan terdakwa tidak mematuhi program pemerintah dalam memberantas Narkotika yang merusak masa depan generasi Bangsa.

 

 

Hal hal yang meringankan  terdakwa sopan dan berterus terang mengakui perbuatannya sedangkan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

 

Dalam putusan hakim tersebut ,akhirnya terdakwa Dodik Handoko dan  Jaksa Penuntut Umum menerima putusan Hakim tersebut.

 

Perlu di ketahui Perkara ini Berawal terdakwa dodik handoko  pada tanggal 4  pebuari 2018 di Beiji Pasuruan .saat menghubungi Imam akan membayar sabu Rp 3.000 ,000 dengan mendapatkan barang haram sabu seberat 3 gram .

 

 

Tanggal 20 Pebuari 2018 terdakwa ditangkap dan dilakukan pengeledahan oleh Ditresnarkoba Polda Jatim yang di pimpin oleh Siswono sh dan dilakukan  di temukan barang haram tersebut di atas kasur bawah bantal sebanyak 42.92 gram .*rhy

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...
- Advertisement -

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you