Hukum Perkara Belum Selesai,terdakwa Soejono Candra di laporkan Ke Mabes...

Perkara Belum Selesai,terdakwa Soejono Candra di laporkan Ke Mabes Polri

-

- Advertisment -


Surabaya,warnakota.com

Sidang penipuaan dan penggelapan yang melibatkan terdakwa Soejono Candra di gelar Di Ruang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya.

Sidang yang di ketuai Hakim Majelis Anne  Rupanya jadi perhatian para wartawan sekaligus  Advokat Emil Salim ,molornya persidangan  lebih dari 6 bulan ,penuh tànda tanya ,yang di duga Ada apa Di balik Layar Molornya persidangan?

Apalagi Hàkim Sigit tidak mempermasalakan molornya persidangan  perkara ini.

Menurut Salim selaku kuasa hukum Soekoyo ,angkat bicara bahwa  Lamanya proses persidangan Kasus penipuan dan penggelapan itu berdampak pada laporan Klienya yang telah melaporkan terdakwa Soejono Candra Di Mabes Polri tentang dugaan tindak Pidana pemalsuan Surat atau akta otentik perjanjian sewa menyewa Obyek tanah berikut bangunan di Perum Unimas Garden blok. C – 8 Waru Sidoarjo.

Dijelaskan Salim, Akte Perjanjian Sewa Menyewa Nomor 11 tahun 2007 dibuat oleh Sujono Candra, Yen Jet Ha (yang menyewakan) dan anaknya Fredy Tjandra (Penyewa) untuk masa 10 (selama sepuluh) tahun dengan harga sebesar Rp. 25 Juta dihadapan Notaris Sugiharto itu dilaporkan ke mabes Polri karena diduga Palsu atau memuat keterangan palsu didalam akta tersebut “Aspal” (Asli Tapi palsu).

Laporan dibareskrim tersebut berdasarkan LP Nomor 429/IV/2017 Bareskrim Polri, tentang dugaan tindak Pidana pemalsuan akta otentik Pasal 263, 264 dan atau Pasal 266 jo Pasal 55, dan 56 KUHP.

“tanggal 24 April 2017 terdakwa dilaporka ke Mabes Polri, ada indikasi atau dugaan pemalsuan akte otentik terkait sewa menyewa Tanah Berikut Bangunan antara dia (Soejono Candra,red) Isterinya Yen Jet Ha dengan anaknya Fredy Tjandra” ujarnya.

Jadi, imbuh Salim  “setelah rumah itu dijual Pada Soekoyo tahun 2006, Obyek tanah dan bangunan itu dibuatkan lagi akta perjanjian sewa menyewa antara Terdakwa Soejono Candra, Yen Jet Ha dengan anaknya Fredy Tjandra, akte itu dibuat tahun 2007” di Notaris yang sama tandasnya.

Atas laporan Soekoyo tersebut, tanggal 17 agustus 2017. Penyidik Mabes Polri telah mengirim surat permohonan ijin untuk melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa Soejono Candra melalui Ketua Pegadilan Negeri (KPN) Surabaya, yang kemudian surat tersebut diteruskan kepada Majelis Hakim dengan Nomor Agenda 11271/A/2017 Tanggal 22 Agustus 2017.

Namun, sampai berita ini diturunkan. Majelis Hakim belum mengirim surat balasan akan permohonan pemeriksaan terdakwa Soejono candra yang di mohonkan oleh Mabes Polri.

“Terhitung Dari 17 agustus 2017 Majelis Hakim belum memberi jawaban , bila ini berlarut-larut dan tidak ada kepastian, hal ini secara hukum dapat dikatakan sebagai Obstruction of Justice sesuai pasal 221 KUHP  tentang upaya menghalangi penyidikan” terang Salim.

Menanggapi hak itu, Sigit Sutriono Humas PN Surabaya menegaskan, bahwa otoritas pengadilan mempersilakan Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan. Bahkan pihaknya mempersilakan penyidik untuk menangkap terdakwa apa bila hal itu diperlukan untuk kepentingan penyidikan.

” Hal itu tidak ada urusannya dengan pengadilan, Mabes itu kok ya aneh pakai kirim surat permohonan segala, kalau memang untuk kepentingan penyidikan ya silakan diperiksa apa lagi terdakwa statusnya sebagai tahanan kota, ditangkap pun silahkan. Ujar Sigit saat dikonfirmasi (30/11/17).

Asal, Sigit menambahkan ” saat pengadilan memerlukan terdakwa untuk dilakukan pemeriksaan di persidangan polisi harus koordinasi dengan Jaksa, karena ini urusan Jaksa ” terangnya.

Terpisah Yen Jet Ha alias Lily Candra Istri dari terdakwa Siejono Candra tidak membantah akan pelaporan suaminya sebagai saksi sekaligus terlapor dalam Kasus ini.

Walaupun membenarkan laporan itu, namun Lily  menyanggah dan beralasan bahwa Notaris Sugiharto lah yang semestinya dipersalahkan dalam Kasus ini, karena akta tersebut adalah produk buatan dari Sugiharto.

” Iya Pasal  pemalsuan akta otentik, pertanyaannya Siapa yang membantu  membuatkan akta?, Rumah siapa itu??, Pakai uang apa koyo beli rumah sampai 10 tahun baru  di laporkan ?, Kita bicara  logika. suruh tangkap Sugiharto saja” tuturnya (wawancara  Yen Jet Ha dikutip dàri onl).*rhy/har

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you