Hukum Pengacara Hairandha Suryadinata SH.di perhentikan dari jabatan Notaris

Pengacara Hairandha Suryadinata SH.di perhentikan dari jabatan Notaris

-

- Advertisment -

Menampilkan FOTO PENGACARA HAIRANDAHA PREKEEK.jpg

Surabaya (warnakota.com)

Pelaporan Mulyanto ke Majelis Pengawas Notaris yang melaporkan Hairandha Suryadinata sejak 1 November 2013 karena telah melakukan praktek profesi Advokat serta rangkap jabatan sebagai Notaris sedikit memperoleh angin segar.

Dari persidangan Majelis Pengawas Daerah Notaris Surabaya memperoleh hasil bahwasannya terlapor yakni Hairandha Suryadinata ditingkatkan kepada Majelis Pengawas Wilayah Notaris Provinsi Jawa Timur.

 

Atas laporan Mulyanto Majelis Pengawas Wilayah Notaris Provinsi Jawa Timur berdasarkan putusan Nomor: 01/Pts/Mj.PWN.Prov.Jatim/II/2017 memutuskan bahwasannya Hairandha Suryadinata terbukti bersalah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor. 2 Tahun 2014 tentang jabatan Notaris, dan menjatuhkan sanksi kepada Hairandha Suryadinata berupa mengusulkan kepada Majelis Pengawas Pusat (MPP) Notaris untuk memberikan sanksi PEMBERHENTIAN DENGAN TIDAK HORMAT dari jabatan Notaris.

Adapun pertimbang Majelis sebelum menjatuhkan sanksi kepada Hairandha Suryadinata selaku terlapor. Yang memberatkan, selama dalam sidang pemeriksaan Terlapor setelah 2 kali di panggil secara patut oleh Majelis dan tidak pernah hadir, yang menunjukkan tidak ada itikad baik untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sehingga mempersulit bagi Majelis untuk melakukan pemeriksaan perkara teraebut.

 

Disisi lain pertimbangan yang memberatkan Hairandha Suryadinata, perbuatan tindak pidana penipuan yang dilakukan Terlapor adalah perbuatan yang merendahkan kehormatan dan martabat jabatan Notaris sehingga secara langsung atau tidak langsung menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada profesi Notaris.

 

Saat dikonfirmasi terkait sanksi diputuskan oleh Pengawas Wilayah Notaris Provinsi Jawa Timur “saya harap apa yang diusulkan oleh Pengawas Wilayah Notaris Provinsi Jawa Timur ke Majelis Pengawas Pusat Notaris bisa tetap obyektif” terang Mulyanto. Senin (6/3/2017)

 

“Dilaporan saya sudah jelas, bahwa Hairandha selaku terlapor sudah lekukan perbuatan pidana dan rangkap jabatan, dan itu sudah tidak sesuai dengan pasal 17 huruf (e) Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Dimana seorang Notaris tidak diperkenankan merangkap jabatan sebagai Advokat” tambahnya. *RHY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...
- Advertisement -

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you