Umum Pembobol Kartu Kredit Dituntut Jaksa  Kejati Selama 10 Bulan

Pembobol Kartu Kredit Dituntut Jaksa  Kejati Selama 10 Bulan

-

- Advertisment -

Surabaya ,,Warnakota.com

Sindikat pembobol kartu kredit warga negara asing berjumlah 18 orang, yakni Hendra Kurniawan, Prasetio bersama dengan Denis Aldinata, Dwi Pangestu, Hiskia Randy Perkasa, Alen Setyi Pratama, David Zakaria, Hendro Mastriadi, Adit Ega Saputro, Ananda Eka Bachtiar, Cakra Dahana Arya Wangsa Kusumah, Gilang Pramudya Widodo, Dwi Andy Budianto, Muhammad Shaifullah Nirwan, Mochamad Teguh Prabawa, Muhammad Andhi Firmansyah, Ahmad Fahmi Mubarok dan Yudi Maulana (berkas terpisah) dituntut hukuman pidana penjara selama 10 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmawati Utami  dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (5/5/2020).


“ Menuntut pidana penjara selama 10 bulan,” ujar JPU dalam sidang yang digelar secara online ini.
Ataa tuntutan ini, hakim menunda sidang untuk putusan yang akan dibacakan pada Rabu (6/5/2020) besok. 

Perbuatan para terdakwa dianggap melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 32 ayat (1) dan pasal 30 ayat (1) Jo Pasal 48 ayat (1) UU.RI.Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik Jo UU.RI.Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,”ucap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmawati Utami dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Untuk diketahui, Ditreskrimum Polda Jatim membongkar sarang sindikat pembobol kartu kredit warga negara asing di sebuah ruko di jalan Balongsari Tama C-1 Rt.001 Rw.005 Kelurahan Balongsari Kecamatan Tandes Kota Surabaya.
Dari penggerebekan itu, sebanyak 18 orang tersangka diamankan beserta barang bukti berupa 23 unit CPU rakitan, 29 unit monitor, 20 handphone, 33 buku rekening bank, 14 kartu ATM dan barang bukti lainnya.Dalam kasus ini terungkap bila 18 hacker itu kesehariannya ditampung di dalam satu mess dan 17 pemuda lulusan SMK yang dipekerjakan Hendra, mendapat gaji setiap bulannya sekitar Rp 1 juta.
Hendro salah satu hacker mengaku, setiap orang mempunyai peran masing-masing, mulai dari pembeli domain, spammer, develop akun hingga eksekutor yang mencuri data kartu kredit milik nasabah bank. Dalam sindikat ini, Hendro bertugas sebagai develop akun atau pembuat akun yang menunjang kinerja eksekutor untuk membobol kartu kredit. *Rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you