Umum Pelaku KDRT Wanita Cantik Divonis 2 Bulan Penjara

Pelaku KDRT Wanita Cantik Divonis 2 Bulan Penjara

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com
sidang putusan Perkara KDRT yang mendudukan Wanita Cantik Joice Yulita Widjaya Di Meja Hijau Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam Persidangan diamar Putusan hakim Terdakwa Joice Yulita Widjaya Divonis Terbukti bersalah melanggar pasal pasal 44 (Undang-Undang RI No. 29 tahun 2004 ) kekerasan Dalam Rumah tangga, oleh Karena itu Hakim memvonis Dua Bulan penjara tetapi tidak dijalani dan percobaan masa 3 bulan .Senin (29 Maret 2021)

Dari putusan Hakim antara Jaksa Penuntut Umum Muzaki SH dan Kuasa hukum terdakwa menjawab pikir – pikir, bahkan hakim memberikan waktu Satu Minggu.

Perkara ini sempat Viral Lantaran terdakwa  tak mau diliput wartawan terdakwa Joice Yulita Widjaya arogan dan  menantang wartawan yang meliput di persidangan di PN Surabaya.

Sementara menurut Rudi SH selaku Kuasa hukum terdakwa dengan vonis Hakim 2 bulan percobaan kita masih pikir pikir, tergantung dari Klien Kami ,Ucap Rudi SH pada wartawan.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi berawal  cek cok mulut antara terdakwa Joice Yulita Wijaya dan korban Lie Indra Muliawan dari sinilah 
Terdakwa telah melakukan perbuatan  kekerasan fisik  terhadap  saksi Lie Indra Muliawan ( Suami terdakwa )  dengan cara terdakwa mendorong tubuh saksi  Lie Indra Muliawan kebelakang sampai kepala belakang saksi  Lie Indra Muliawan  Terbentur tembok dan tejatuh dilantai.
Kemudian saat tejatuh dilantai  terdakwa menendang paha kanan dan  kiri  Lie Indra Muliawan sebanyak 2 (dua) kali, lalu terdakwa juga memukul dada saksi  sebanyak 1 (satu) dengan mengunakan  tangan kosong dan terdakwa mencakar pergelangan tangan kiri korban robek dan kancing bajunya yang nomor 2 lepas. 

Berdasarkan hasil VIsum ET Reperlum No: 502/VIS/V/35/RS.PHC Surabaya  2020 yang dibuat dan ditanda tangani olen dr. Denny Efendi sebagai dokler pemeriksa pada rumah sakit PHC Surabaya didapatkan kesimpulan
Hasil pemeriksaan luar Ditemukan luka memar di kepala bagian belakang dan luka lecet dilengan bawah tangan kiri dengan ukuran 2 cmx1 cm.
Perbuatan terdakwa tersebut diatas, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 (Undang-Undang RI No. 29 tahun 2004 ) kekerasan Dalam Rumah tangga.* sri

Terdakwa awalnya ditahan pada saat tahap Dua di kejaksaan Negeri Surabaya, setelah dilimpahkan ke pengadilan terdakwa mengajukan penangguhan sehingga di persidangan terdakwa tidak ditahan .
Dalam sidang yang dipimpin oleh  Majelis Hakim Tangitong Sh,MH yang beragendakan tuntutan yang dibacakan oleh JPU Muzaki . SH dari Kejari Surabaya.

 Menyatakan terdakwa Joice Yulita Widjaya bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal pasal 44 (Undang-Undang RI No. 29 tahun 2004 ) kekerasan Dalam Rumah tangga.

Sementara  menurut Jaksa Penuntut Umum saat di konfirmasi awak media menyampaikan kalau terdakwa ini sudah ada perdamaian dan rujuk kembali . Pernah kita tahan tetapi ketika di limpakan ke PN ada penangguhan karena terdakwa punya anak keci ujarnya.
Perlu diketahui perkara ini berawal pada   hari  Rabu tanggal 13 Mei 2020 sekitar pukul 11.00 Wib atau setidak-tidaknya  bertempat di dalam kamar rumah Jl. Galaxy Bumi Permai Blok J-4/ 12-8 Surabaya.

 peristiwa tersebut terjadi berawal  cek cok mulut antara terdakwa Joice Yulita Wijaya dan korban Lie Indra Muliawan dari sinilah 
Terdakwa telah melakukan perbuatan  kekerasan fisik  terhadap  saksi Lie Indra Muliawan ( Suami terdakwa )  dengan cara terdakwa mendorong tubuh saksi  Lie Indra Muliawan kebelakang sampai kepala belakang saksi  Lie Indra Muliawan  Terbentur tembok dan tejatuh dilantai.
Kemudian saat tejatuh dilantai  terdakwa menendang paha kanan dan  kiri  Lie Indra Muliawan sebanyak 2 (dua) kali, lalu terdakwa juga memukul dada saksi  sebanyak 1 (satu) dengan mengunakan  tangan kosong dan terdakwa mencakar pergelangan tangan kiri korban robek dan kancing bajunya yang nomor 2 lepas. 
Berdasarkan hasil VIsum ET Reperlum No: 502/VIS/V/35/RS.PHC Surabaya  2020 yang dibuat dan ditanda tangani olen dr. Denny Efendi sebagai dokler pemeriksa pada rumah sakit PHC Surabaya didapatkan kesimpulan
Hasil pemeriksaan luar Ditemukan luka memar di kepala bagian belakang dan luka lecet dilengan bawah tangan kiri dengan ukuran 2 cmx1 cm.
Perbuatan terdakwa tersebut diatas, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 (Undang-Undang RI No. 29 tahun 2004 ) kekerasan Dalam Rumah tangga.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Peringatan Hari Kartini Tidak Hanya Memakai Kebaya Tetapi Pikiran Kartini Dan Esensi Di Mata Penegak Hukum 

Surabaya,warnakota.com Habis Gelap Terbitlah terang  merupakan buku karangn RA Kartini Yang Lahir Pada Tanggal...

Sidang Narkoba Pembelaan Kuasa Hukum Tidak Sependapat Dengan Tuntutan Jaksa

Surabaya,warnakota.comSidang penyala gunaan Narkoba yang disidangkan ketua Majelis Hakim Cantik Ni Putu Purnami SH,MH di Ruang Candra...

Gugatan Keabsahan Wasiat Semakin Memanas King Finder dan Harijana Saling Lapor

Surabaya,warnakota.com  Perseteruan antara King Finder Wong dengan Harijana terkait harta...

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...
- Advertisement -

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Must read

Sidang Narkoba Pembelaan Kuasa Hukum Tidak Sependapat Dengan Tuntutan Jaksa

Surabaya,warnakota.comSidang penyala gunaan Narkoba yang disidangkan ketua...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you