Umum " Pas Lagi ," ? Makan Siang...

” Pas Lagi ,” ? Makan Siang Dpo Herman Wibowo Ditangkap

-

- Advertisment -
Patut di acungi Jempol Kinerja Kejaksaan Negeri Surabaya, setelah menangkap DPO Mantan DPRD Wisnu wardana.Hanya selisih beberapa hari berhasil menangkap terpidana kasus penganiayaan, Herman Wibowo.
Penangkapan Terpidana Herman Wibowo ternyata ada campur tangan dari pihak Kejagung RI.
Menurut I Ketut Kasna selaku Kasi Dedi selaku  Intelijen Kajari Surabaya Mengatakan,” terpidana di tangkap Jumat,( 11/1/2019 ) di Foodcourt Pasar Atom sekitar pukul 16.40 Wib sore .

“Kesuksesan kegiatan penangkapan ini atas bantuan Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejagung RI,” ungkap Kasi Intelijen Kejari Surabaya, I Ketut Kasna Dedi dalam keterangannya.

Dijelaskan Kasna, sapaan akrab Kasi Intelijen Kejari Surabaya, AMC merupakan alat penyadapan yang dimiliki Kejagung RI. “Teknik yang digunakan sama dengan saat kita menangkap Wisnu Wardhana,” jelasnya.

 

Untuk diketahui, Penangkapan Herman Wibowo ini merupakan prestasi keberhasilan kedua di awal tahun 2019. Sebelumnya, Tim eksekutor Intelijen Kejari Surabaya berhasil menangkap Wisnu Wardhana, terpidana kasus korupsi pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim.

Perlu di ketahui Diketahui, perkara ini terjadi pada pada Selasa (27/8/2013) sekilar pukul 10.00 WlB di  di Jalan Genteng Durasim Nomor 26 Surabaya. Saat itu Herman Wibowo melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, terhadap saksi korban, Lim Kiat Seng. Awalnya, Herman bersama saksi Budi Joejanto Kusman berangkat ke rumah orang tua Lim untuk melakukan pengukuran.

Saat itu, Budi mengetuk pintu pagar dan saksi korban yang membukakan pintu pagar tersebut. Ketika Herman bersama Budi sudah di halaman rumah orang tua Lim, Budi mengatakan bahwa mereka akan melakukan pengukuran tanah karena tanah itu telah dijualpada terdakwa. Namun, tiba-tiba Lim berteriak “maling-maling”. Sehingga terjadi keributan antara Budi dengan Lim.

Saat itu, Budi memegang kerah baju Lim tepat di lehernya. Lim pun berusaha melepaskan diri. Lalu datanglah Herman dan langsung memukul Lim dengan menggunakan kepalan tangan kiri dan kanan secara bergantian ke wajah korban. Akibatnya, Lim mengalami patah gigi bagian bawah.

Saat itu, Lim juga terjatuh ke tanah dan Herman masih berusaha untuk terus memukulnya. Beruntung aksi Herman terhenti setelah dilerai oleh orang tua korban, Ong Lip Wie. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you