Kriminal Olah TKP Perusakan Barang Akibat Putusan Diduga Cacat Hukum

Olah TKP Perusakan Barang Akibat Putusan Diduga Cacat Hukum

-

- Advertisment -

O

Surabaya,Warnakota.com

Hingga saat ini Jeki Messakh beserta  Istrinya Ir,Suhartati messakh mencari keadilan yang benar benar ingin dia dapatkan dalam Dunia Peradilan di Negara ini , keadilan didunia hukum yang diduga masih ada tembang pilih, beda dengan keadilan tuhan yang benar benar adil .

Hal ini terjadi  pada saat  Pengadilan Negeri Surabaya yang melakukan Eksekusi pengosongan rumah  pada tanggal 17 Desember 2019, tepatnya di Jalan Bukit telaga Golf Blok TA6,Kav no 27 Kelurahan Jeruk Kecamatan Lakarsantri Surabaya, berdasarkan Surat Penetapan 77 / Eks / 2018  jo 987 / Pdt G / 2014 / PN Surabaya jo 298/ Pdt G / PT / 2016 jo 2202 / K /  2017 tetapi Kenyataannya justru bertentangan dengan Amar Putusan yang di jadikan landasan Pemberitahuan Eksekusi Pengosongan itu sendiri

Karena banyak barang yang rusak dan mengalami kerugian yang sangat besar, akhirnya Ir Suhartati Messakh Patih Melaporkan ke polda Jatim berdasar nomor LPB / 112/II/2020/UM/ Jatim yang melaporkan Rina Irsni Wardodo DKK Tetanggal 6 Febuari 2020. Atas petunjuk dari Dari Kementrian Sekretaris Negara atas Surat pelaporan dan pengaduan Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia

 Dimana Laporan Ir Suhartati Messakh Patty Terhadap Rina Irsni Wardodo Dkk terkait pengrusakan secara bersama sama dan atau pengrusakan barang dalam paaal 170 Kuhp atau pasal  406 Kuhp.

Olah Tkp  dilaksanakan pada pukul 12.00 WIb yang sayangnya oleh salah satu anggota polda Jatim wartawan dilarang masuk yang boleh masuk hanya pihak pelapor dan terlapor 

Olah TKP berjalan 30 menit Usai Olah TKP pihak Polda Jatim  tidak mau memberikan Stetmen kepada wartawan

Beda dengan Ir Suhartati pada wartawan mengatakan ,”  saya sangat  kecewa dengan penempatan barang barang saya di mana penempatan yang tak layak di Bekas Penjara yabg masuk bangunan Cagar Budaya .dan dikomersilkan oleh pihak Citraland barang barang saya yang bernilai Millyaran tetapi yang rusak ratusan juta  bahkan banyak yang hilang, Terutama barang- barang berharga, Perhiasan dan Uang Tunai.

Menurut Ir Suhartati ,bahwa ini merupakan putusan  Eksekusi Pengosongan  yang dalam amar putusan no 987 /Pdt,G/2014/PN.Sby ,tetapi ditolak dan tidak dikabulkan tapi dipaksakan melalui perpanjangan tangan Ketua Pengadilan  Negeri Surabaya  dan Jàmaludin selaku Panitra PN Surabaya yang mengeluarkan surat pemberitahuan pengosongan yang tidak ada penerima penyerahan Eksekusi  tetapi Pengadilan Surabaya mengeksekusi bukan menjadi Sitaan tetapi langsung di serahkan ke PT Ciputra Surya yang tidak ada hubungannya  atau Legal Standingnya no  987.” Tutur Ir Suhartati Pada Wartawan.

Beda dengan Arif  Selaku Ketua Olah TKP Mengatakan ,Saya sementara tidak mau komentar karena melengkapi data penyelidikan yang Dilaporkan .

Dalam Putusan Yang Diduga Cacat Hukum Oleh Ir Suhartati Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Nursyam SH,MHum angkat bicara ,” bahwa tidak ada kesalahan di PN dan itu  Salah ketik tetapi pada putusan selanjutnya otomatis Sudah Dibenahi , ujar Nursyam pada wartawan.

dalam Putusan PT dan MA tetapi setelah melihat bukti pada Putusan PT, tidak ada Perubahan, Renvoi / tidak ada Perbaikan pada tingkat Banding hanya Menguatkan serta pada Putusan Kasasi hanya menolak Kasasi

Mengenai Surat yang dikirim dan ditujukan kesaya pasti saya balas.ujar Nursyam Selaku Ketua Pengadilan negeri Surabaya pada wartawan.

Saat di konfirmasi oleh wartawan candra selaku Legal Dari Citraland tidak mau komentar sedikitpun

Diketahui Barang barang yang beralamat di Bukit Telaga Golf ,Blok TA6,Kav no 27, kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri Surabaya.

Telah rusak semua diduga akibat ulah pihak Oknum PT Ciputra Surya dimana Eksekusi Pengosongan yang tidak termuat dalam Amar Putusan, Eksekusi Pengosongan yg di tolak dan tidak di kabulkan dalam Amar putusan, yabg tidak ada penerima dan penyerahan dari  Ekseskusi pengosongan atas Putusan 987 / Pdt G / 2014 PN Surabaya yang diduga  Cacat Hukum.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan PMH Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., Dua Kali Tidak Dihadiri Tergugat

Surabaya.warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Diduga Anggaran Apbd Dimanfaatkan Kampanye ERJI Bukan Covid-19

Surabaya,warnakota.com  Komisi A DPRD Surabaya menengarai dana kelurahan dimanfaatkan Pemkot...

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...
- Advertisement -

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you