Hukum Oknum Polisi Polres Magetan Terlibat Perkara Narkob Dan Terancam...

Oknum Polisi Polres Magetan Terlibat Perkara Narkob Dan Terancam Di pecat

-

- Advertisment -

Surabaya, warnakota.com

Sidang perkara Narkoba yang di gelar di Ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya mendudukan seorang oknum Polisi anggota polres Magetan.  

Melalui sidang telekonferens  terdakwa    AGUS SETYAWAN Bin JARNO  ( 36 ) warga  Ponorgo .merupakan Anggota Oknum polisi Polres Magetan yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu.

menurut terdakwa  dalam persidangan ditangkap  pada tanggal 26 Juli 2020 di rumah terdakwa Perum Permata Griya Asa Kav. 1 No. 1 Keniten Kec. Kab Ponorogoterdakwa telah ditangkap oleh saksi Susandi Rudianto Sh dan Saksi Erwan Andi Ismanto Sh.  selaku anggota kepolisian dan Polrestabes Surabaya.

Lantaran berdasarkan pasal 84 ayat ( 2 ) Kuhp berwenang untuk memeriksa  dikarenakan  saksi-saksinya  yang tinggal  di wilayah Surabaya sehingga Pengadilan Negeri Surabaya berwenang untuk memeriksa dan mengadilinya.

Untuk mendapatkan barang tersebut dengan cara   menerima sabu dari saksi  Rizky Yuniar Purwantoro (yang diajukan dalam berkas terpisah)Barang dengan berat sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan cara membeli dengan harga Rp 950 000,-(sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) per gram, namun terdakwa baru membayar sebesarRp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah). 

Rencananya  sabu tersebut nantinya akandipakai sendiri oleh terdakwa dan sebagian lagi diberikan kepada Informan terdakwa. Tuturnya .

Penyesalan terdakwa diungkapan dihadapan majelis  sehingga  hakim akan mempertimbangkan perbuatan terdakwa  dimana prestasi prestasi terdakwa  lebih banyak membantu  negara dalam memerangi narkoba , kata hakim Ginting Martin  Sh Mhum.

Begitu juga dengan kuasa hukum terdakwa dari LBH Taruna Viktor Sinaga Sh berharap  agar Majelis hakim memberikan keringanan dalam putusan nanti.

Berdasarkan surat dakwaan No.Reg Perkara: PDM- 736/M 5. 10/Enz.2/11/2020.Terdakwa AGUS SETYAWAN Bin JARNO  ditangkap pada tanggal 26 Juli 2020  diPerum Permata Griya Asa Kav. 1 No. 1 Keniten Kec. Kab Ponorogo.
Oleh jajaran Polrestabes Surabaya Lantaran  diduga tanpa perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanamanyang beratnya melebihi 5 gram  .
Setelah dilakukan pengeledahan ditemukan barang bukti berupa
1 (satu) tas hitam Torch yang didalamnya :• 1 (satu) dompet perhiasan berisi1 (satu) plastik klip yang didalamnya diduga sabu dengan berat kurang lebih 0,28(nol koma dua puluh delapan) gram berat beserta plastiknya3 (tiga) bukti transfer• 1 (satu) tas berwarna biru berisi1 (satu) timbangan elektnk1 (satu) bendel plastik klip3 (tiga) plastik klip- 1 (satu) plastik klip bekas bungkus sabu

– 1 (satu) botol alkohol- 1 (satu) botol bethadin berisi cairan pembersih• 1 (satu) tas berwarna hijau toska berisi• 1 (satu) plastik klip yang didalamnya kristal putih diduga sabu dengan berat kuranglebih 26,66 (dua puluh enam enam puluh enam) gram berat beserta plastiknya- 1 (satu) timbangan elektrik- 1 (satu) HP Nokia berwarna putih 085230480679• 1 (satu) tas berwarna biru navy berisi:- 1 (satu) tas berisi senjata Gas gun- 1 (satu) senjata tajam jenis krambitYang ditemukan dilemari kamar terdakwa.

Berdasarkan Laporan Hasil Pengujian dari Laboratorium Forensik Cabang Surabaya NomorLab 7145/NNF/2020 tanggal 24 Agustus 2020, dengan kesimpulan pemeriksaan sebagaiberikut, Bahwa barang bukti dengan nomor14308/2020/NNF, dan 14309/2020/NNF seperti tersebut dalam (1) adalah benarkristal Metamfetamina, terdaftar dalam golongan 1 (satu) nomor urut 61 Lampiran 1Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Bahwa terdakwa dalam menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadiperantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan 1 jenis sabuyang beratnya melebihi 5 (lima) gram tidak mempunyai ijin dari pihak yang berwenang.

Perbuatan terdakwa tersebut diatas, diatur dan diancam pidana sesuai ketentuan pasal114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika .*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum Perawat dan Dokter Rumah Sakit Haji Menjalani Pemeriksaan Di Polrestabes Surabaya

Surabaya, warnakota.com Setelah  ada pelaporan dari pihak korban diduga Pelecehan...

Terpidana Perkara Korupsi Pajak PPH Fiktif Rp 1,7 Miliar, Ditangkap Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya ,warnakota.comHukum harus di tegakan tak memandang usia dan...

Bahaya Merokok Di Dalam Rumah Pada Kesehatan Balita

Surabaya, warnakota.com Perilaku merokok di dalam rumah bersama dengan...

Jaksa Gadungan Dikleler  Ke Rana Hukum  Oleh  Tim  Inteljen Kejari Mojokerto

Mojokerto,warnakota.com Kinerja  Kejaksaan Tim Intel Kejari Kota...
- Advertisement -

Oknum Perawat Rumah Sakit Haji Diseret Ke Ranahukum Oleh Pendekar Pagar Nusa

Surabaya,warnakota.com Inilah Tangan Jahil  yang diduga dilakukan oleh Oknum Perawat Rumah Sakit Haji...

Pidana Perkara Hak Paten ada dugaan dipaksakan karena diduga Terdakwa tidak tunduk Pada Putusan MA 

Surabaya,warnakota.com Sidang Hak Paten kembali di gelar di pengadilan negeri...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you