Hukum Oknum Jaksa Penuntut Umum Tanjung Perak,Panitra Penganti Dan Hakim...

Oknum Jaksa Penuntut Umum Tanjung Perak,Panitra Penganti Dan Hakim Di Duga Lecehkan Pengacara Prodeo

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com

Hakim merupahkan wakil Tuhan di bumi yang menentukan nasib seseorang . para pengadil atau penegak hukum kususnya di Surabaya.

Baik dari Kepolisian,Kejaksaan,dan Kehakiman diduga belum sepenuhnya menghormati atau mengetrapkan Undang Undang no 8 tahun 1981 tentang KUHAP.Pada kususnya dalam perkara penanganan perkara pidana,sudah jelas dalam pasal 54 KUHAP menyebutkan”Guna untuk kepentingan pembelaan tersangka atau terdakwa berhak mendapatkan bantuan hukum dari seorang atau lebih penasehat hukum selama dalam waktu dan pada setiap tingkat pemeriksaan menurut  tata cara yang ditentukan dalam Undang Undang.

 

Dan diperjelas juga dalam KUHAP pasal 56 ayat (1),tersangka atau terdakwa dengan ancaman diatas 5 tahun penjara atau lebih “WAJIB” didampingingi penasehat hukum,guna untuk mencegah perlakuan tidak adil dan tidak manusiawi dalam proses persidangan atau dengan istilah “due process of law ” bukan malah terdakwa jika tidak mau didampingi PH trand terdakwa disuruh tanda tangan oleh paniteranya.Tidak semua tersangka atau terdakwa orang berduit  atau kaya raya untuk menyewa jasa pengacara ,maka hadirlah jasa PH prodeo alias gratis, namun kehadirannya sebagai pengabdian untuk membela rakyat miskin bukan sekedar pengacara ecek ecek atau Prememory sebagai pelengkap penderita saja didalam proses persidangan .

 

Seharusnya secara Profesional Hakim tetap menghormati dan menghargai PH Prodeo tidak memandang dengan mata sebelah saja karena sama sama sebagai penegak hukum. Sidang terbuka untuk umum di Ruang Candra (4/7) dihadirkan terdakwa Ach Munawir ( 27 ) dan terdakwa Ahmad Rokib dalam perkara pidana no. 878/Pid Sus/2017/PN Sby oleh JPU inisial F dari Kejari Tanjung Perak .

Keduanya di dakwa melanggar pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) dan kedua pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.Singkatnya sejak awal dipersidangan terdakwa didampingi ,Eko,  penasehat hukum dari POSBAKUMADIN Surabaya,dan seharusnya pula agenda sidang pada tanggal 4 juli 2017 adalah masih pembelaan terdakwa.

 

Sungguh diluar dugaan dan mengecewakan para penasehat hukum sidang dinyatakan sudah selesai,yang mana sidang tanpa diketahui atau dihadiri para penasehat hukumnya,sidang dilakukan secara cepat dan tidak profesional layaknya pekerja kompeksi yang dikejar setoran ,ironisnya lagi ketua hakim majelis Jihad malah sudah memutus kedua terdakwa masing masing 5 tahun penjara dari tuntutan JPU yakni 7 tahun,seharusnya menurut ketentuan urutan sidang kan masih satu minggu kemudian baru agenda putusannya.

 

Lantaran tidak puas dengan sikap hakim yang sewenang wenang usai sidang Belly cs menghadap ketua pengadilan guna minta keadilan atas kliennya yang begitu saja asal diputus dan di krangkeng oleh hakim Jihad,berikut pernyataan Jatmiko Ka PN “mohon maaf kalau sidang untuk diulangi lagi sudah tidak bisa nanti saya tegor dan saya panggil hakim yang menangani perkara ini” singkat ka PN kepada para penasehat hukum dengan kekecewaan yang begitu mendalam . Terpisah konfirmasih kepada Belly SH dan rekan terkait kejadian sidang yang dialami ”

 

Secara profesional Hakim,Panitera,dan Jaksa menunjukan kinerja yang tidak profesional dan tidak mengacu pada ketentuan KUHAP yang sudah ada.

Pernyataan ketua PN hanya cukup permohonan maaf saja,tidak memperhatikan dan tidak mau tahu nasib para terdakwa yang betul betul membutuhkan perlindungan hukum yang adil (due process of law) ” jelas Belly.

Tidak hanya Ketua PN ,Ketua Panitra pun saat di konfirmasi,menjelaskan jangan hanya menyalahkan Panitra Penganti,karena di dalam fakta persidangan yang berwenang adalah hakim ,selain itu saya tidak mau berkomentar ,jelas Ketua Panitra.

Sedangkan tugas Penganti Panitra di persidangan untuk apa,Panitra Penganti tugasnya kan Mencatat semua di persidangan ,baik agenda persidangan,dan melaporka bahwa sidang hari ini agendanya apa ,ada kuasa hukum ,itupun di laporkan kepada hakim ,barulah hakim menanykan ke terdakwa.

Kalu cara persidangan seperti ini  baik Jaksa ,Panitra Penganti dan Hakim di duga  Lecehkan Pengacara Prodeo.*RHY/TIM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you