Nasional Nurdin Longgari Angkat Bicara terkait Intimidasi Wartawan Di...

Nurdin Longgari Angkat Bicara terkait Intimidasi Wartawan Di Gelora Bung Tomo

-

- Advertisment -

Surabaya ,Warnakota.com

Semua pekerjaan memang mengandung resiko, terutama bekerja sebagai Jurnalis yang harus siap diancam di aniayah dan dibunuh, Hal ini kembali lagi terjadi Insiden intimidasi yang dilakukan pada wartawan di lapangan terkait penghapusan File awak media, yang sempat menhebohkan pemberitaan berbagai media. Yang pertama terpicu karena 2 petugas memaksa wartawan menghapus file saat liputan di Mapolresta Pasuruan. Kasus tersebut berakhir damai saat PWI dan AJI menyikapi, dan Humas Polresta Pasuruan meminta maaf dikantor PWI Pasuruan. Ironisnya kejadian Kedua serupa terjadi kepada 2 wartawan Jatimnow.com dan Suara Surabaya. Dimana keduanya disuruh menghapus file liputan terkait pengusiran penonton yang tak bertiket saat pertandingan Persebaya VS Arema di Final Piala Presiden di GBT 09/4/2019. Akhirnya, kalangan wartawan senior seperti Nurdin Longgari mantan Produser JTV yang juga Caleg PBB no urut 5 Dapil 1 Surabaya, angkat bicara terkait unsiden tersebut. “Mari kita saling menghargai sebagai Mitra. Sebab polisi dan wartawan itu mitra yang tak terpisahkan,” papar Nurdin pada media ini, Kamis (11/4). Selain itu Nurdin menjelaskan bahwa pimpinan media dan petinggi Polri sangat harmonis saat ini. Untuk itu, jangan tercoreng oleh ulah oknum yang berada di lapangan. Masih menurut Nurdin , seharusnya semua bisa dikoordinasikan dengan baik di lapangan tanpa adanya gesekan. “Karena media juga tidak ingin kondisi bangsa makin ruwet,” tambah Nurdin yang juga pemilik sebuah media on line. Nurdin pun salut terhadap Humas Polda Jatim yang tanggap dengan permasalahan dan menjawab dengan tegas menyejukan dan bijak. sehingga bisa diterima oleh pimpinan media seperti saya ini,” tandas Nurdin. Adapun beberapa wartawan senior, yang juga sangat mengapresiasi tanggapan cepat dari Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. Menurutnya, ilmu komunikasi Humas Polda Jatim mumpuni dan menyejukkan. Tinggal implementasi selanjutnya dalam menyelesaikan insiden tersebut. “Harapan saya semua berjalan dengan baik dan damai. Karena wartawan itu mitra polisi yang dilindungi oleh UU no 40 tahun 1999,” ujarnya dari beberapa wartawan senior. Beda dengan Kabid Humas Polda Jatim yaitu Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan bahkan menyayangkan tindakan oknum polisi yang melakukan penghapusan file foto dan video hasil liputan Wartawan jatimnow.com Fajar Mujianto dan Wartawan Suara Surabaya, Anggi Widya Permani di GBT, Selasa (9/4/2019) kemarin. Menurut Barung, tindakan tersebut melanggar kebebasan pers, sebab lokasi peliputan tersebut tidak termasuk tempat terlarang. “Undang-undang pers mengatakan, tidak ada seorang pun juga yang bisa menghalang-halangi setiap media untuk melakukan peliputan, apalagi ditempat-tempat yang tidak terlarang,” tegas Frans Barung saat dikonfirmasi wartawan ,Rabu (10/4/2019).* rhy


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...
- Advertisement -

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you