Umum Menagih Janji DPRD Lamongan Terkait Kisruhnya PBB

Menagih Janji DPRD Lamongan Terkait Kisruhnya PBB

-

- Advertisment -

 

Lamongan,warnakota.com
Sedikitnya dua puluh aktifis dari beberapa elemen mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kabupaten Lamongan, Kamis (19/10) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lamongan. Kedatangan mereka dalam rangka menagih janji Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lamongan perihal solusi dan tindakan atas kisruh kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Lamongan. Sebelumnya, di hari yang sama, mereka mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan guna melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Lamongan. Tapi tidak ada satu pun yang bersedia menemui. Kedatangan mereka di Gedung DPRD Kabupaten Lamongan disambut Ketua DPRD Kabupaten Lamongan H. Kaharudin, SH, Wakil Ketua DPRD Saim, S.Pd, dan Wakil Ketua Komisi B Okta Rosadinata, SE. Pertemuan dilakukan di ruang ketua dewan.

 

Dalam kesempatan itu, Saim menjelaskan bahwa sudah melakukan komunikasi dengan pihak Bupati dan Sekda via telpon.“Bagaimana pun persoalannya, PBB harus dihentikan dan dilakukan evaluasi ulang. Tapi dari pihak eksekutif mengatakan tidak bisa serta merta menghentikan secara langsung.

 

Jadi apa yang sampean sampaikan sudah kami laksanakan. Tapi kebijakannya ada di pihak eksekutif,” papar Saim. Dalam kesempatan itu Okta Rosadinata mengatakan dasar hukum kenaikan PBB belum ada regulasi khusus. Untuk itu Didit, sapaan akrab Okta Rosadinata menegaskan perlunya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lamongan segera membuat Perda khusus Pajak Bumi dan Bangunan. Selain itu Okta Rosadinata juga meminta data penguat aduan terkait Pajak Bumi dan Bangunan kepada para aktifis yang mengadu. “Mana datanya? Agar bisa sebagai bukti dan pembanding ketika kami memanggil Bapenda.” Tegas Didit.

 

Menyikapi hal itu, Nuharto, perwakilan LSM Capil Hitam menjawab tidak bisa. Sebab seharusnya DPRD bisa meminta data itu ke Bapenda.“Tidak bisa, DPRD kan bisa meminta langsung data terkait PBB itu ke Bapenda. Enak saja!” tegas Nuharto. Nihrul Bahi Al Haidar menambahkan bahwa pihaknya akan bisa menunjukkan data terkait ketimpangan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan jika pihaknya dilibatkan dalam pertemuan antara DPRD dengan Bapenda Lamongan.

 

Jika tidak dilibatkan, pihaknya tidak bersedia menunjukkan data tersebut. “Maaf, kami tidak bisa menunjukkan data itu. Kecuali jika kami dilibatkan dalam pertemuan antara DPRD Kabupaten Lamongan dengan Bapenda yang diagendakan besok,” tukas Gus Irul. “Apabila pada pertemuan besok, hasilnya tidak sesuai dengan tuntutan kami, maka kami siap melakukan pengerahan massa pada aksi yang rencananya akan dilakukan pada Rabu 25 April 2018. Yang pasti jumlahnya jauh lebih banyak dari aksi sebelumnya,” tambahnya. Usai pertemuan singkat dengan perwakilan DPRD Kabupaten Lamongan, elemen mahasiswa dan LSM yang terdiri dari Clean Governance, Komite Relawan Anti Korupsi, Capil Hitam, Lentera, PMII, GMNI, dan HMI bergeser meninggalkan Gedung Dewan untuk mempersiapkan agenda audiensi bersama DPRD dan Bapenda Lamongan besok. Persrilis clean governnam Lamongan. *dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you