Umum Melihat kampung Durian di Desa Sugihan Lamongan

Melihat kampung Durian di Desa Sugihan Lamongan

-

- Advertisment -

 


Lamongan ,warnakota.com

Selama ini banyak orang yang menduga bahwa buah durian hanya dapat dibudidayakan di daerah yang bercuaca dingin. Namun, faktanya, durian bisa dikembangbiakkan di Kabupaten Lamongan, yang memiliki cuaca panas. Salah satunya Buah durian jenis montong itu dapat tumbuh subur, di Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Bahkan, buah durian beratnya bisa menembus lebih dari 8 kilogram.

 

Milik Zumiyah, yang ditanam pada lahan seluas setengah hektare ini sungguh memikat mata dan hati, hingga dijadikan sasaran swafoto dengan buah durian berukuran super besar tersebut. Menurut Zumiyah, “Awalnya dia hanya coba-coba menanam. Bibit durian montong tersebut, mulai ditanamnya lima tahun silam, Senin (9/1).

 

Di kebun miliknya ada 50 batang durian itu yang dipenuhi dengan buah durian dengan berbagai ukuran. “Saya beli bibit dari Majalangka, Jawa Barat,” tuturnya. Zumiyah menyebut, buah duriannya dijual Rp 50 ribu perkilogram. “Satu pohon rata-rata bisa berbuah 30 durian, setahun bisa panen sampai dua kali mas,” jelasnya. Lanjut Zumiyah mengaku mendapatkan berkah, setelah durian montong-nya digunakannya objek swafoto yang viral di berbagai media sosial (medsos). “Iya, Saya tidak perlu menjualnya ke pasar. Pembelinya datang sendiri ke sini, yang tidak kebagian malah sudah pesan yang belum matang,“ tuturnya. Karena Viral di medsos membuat penasaran Bupati Lamongan Fadeli dan sejumah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

 

Mereka pun ingin membuktikan sendiri dengan datang langsung ke lokasi. “Ini nyata dan prospektif,” ujar Bupati Fadeli. Bahkan, orang nomor satu di Lamongan ini, turut merasakan sendiri lezatnya durian montong Desa Sugihan.

 

“Dagingnya tebal, bijinya kecil sekali, dan rasanya sangat lezat,” terangnya. Tak hanya sekedar mencicipi, Bupati Fadeli juga membeli durian montong milik Zumaiyah. “Ini diterima dengan ikhlas, semoga barokah, “ ujarnya sambil menyodorkan uang Rp 2 juta ke Zumaiyah. Bupati Lamongan Fadeli, meyakini buah durian montong ini bisa dikembangkan menjadi objek wisata dan edukasi. “Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan harus bisa menjadikan ini sebagai destinasi wisata agro,“ tuturnya. Bupati juga meminta akses jalan menuju kawasan perkebunan durian supaya ditata.

 

 

Fadeli juga menyarankan pembangunan semacam gazebo, sehingga pengunjung Kampung Durian Sugihan bisa menikmati langsung di kebun. Untuk diketahui, selain di lahan milik Zumiyah, durian ini rupanya juga ditumbuhkan warga Sugihan di setiap pekarangan. Dan semuanya saat ini sedang berbuah. *dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...
- Advertisement -

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you