Hukum Mediasi PT Agra Paripurna dengan Pemilik Lapak Paguyupan...

Mediasi PT Agra Paripurna dengan Pemilik Lapak Paguyupan Masyarakat Bersatu Gagal

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com

Sidang Gugatan  nomer  974/Pdt.G /2017 / PN.Sby.terkait Perusahaan Perseroan Terbatas (PT )Agra Paripurna  yang digugat oleh para pemilik lapak di kelurahan Kedurus, Surabaya.Rabu.( 7/2/2018 ).

 

Sidang kali ini kembali di gelar di R Candra Pengadilan Negeri Surabaya.dengan Hakim Mediator Jihad  SH.Mhum.

 

Dalam sidang  yang beragendahkan Mediasi sayangnya sidang ini di anggap gagal oleh hakim karena Tergugat 1 dari PT Agra  Paripurna  dan tergugat 4  dari  LKMK Tidak hadir.

Sedangkan tergugat  2  dari Pemkot  dan  tergugat  3  dari Lurah Kedurus hadir .Turut tergugat  Awan Mega Mendung Hadir.

Ketika hakim menanyakan tentang Prinsipal dari tergugat tidak bisa di hadirkan sehingga  Mediator  memutuskan Mediasi Gagal.

Menurut Kuasa Bukum dari Pemkot saat di konfirmasi oleh wartawan,Tergugat 2 hanya mematuhi prosedur hukum kalau memang mediasi gagal yah kita lanjutkan ke oersidangan dengan bukti bukti yang harus kita persiapan , ketika  di tanyakan terkait  pengalihan proses  tanah Ganjaran  ke tangan PT Agra  Paripurna sanpai sekarang  kuasa Hukum dari  Tergugat 2 hanya menjawab ,pengalihan sesuai prosedur , jelas Fajar selaku kuasa hukum tergugat 2 kepada wartawan.

Sampai berita ini naik pihak tergugat 1 dan tergugat 4  belum bisa di konfirmasi oleh  wartawan.

 

Perlu di ketahui para pemilik lapak itu menggugat miliran rupiah lantaran lapaknya dirusak dan meminta agar tanah yang diklaim milik PT Agra Paripurna tersebut dikembalikan ke warga karena dianggap Tanah Kas Desa (TKD).

 

Bahkan menggugat Pemkot Surabaya  menjadi pihak tergugat II, Kelurahan Kedurus sebagai tergugat III dan Mega Awan Gunawan sebagai pihak turut tergugat.

MENURUT SUHARSONO ,BAHWA TANAH ITU MILIK KAS DESA KEDURUS, YANG SUDAH PULUHAN TAHUN DIHUNI 150 LAPAK.”  DENGAN LUAS 18000 METER PERSEGI SUHARSONO KETUA PAGUYUBAN MASYARAKAT BERSATU.

Sesuai berkas perkara nomor 974/Pdt.G/2017/PN SBY, Suharsono selaku pihak penggugat meminta hakim mengabulkan gugatan secara keseluruhan, menyatakan tergugat I telah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan penggugat dan menghukum tergugat I, II, III, IV dan terut tergugat untuk menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

 

Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (Conservatoir Beslag) tanah dan bangunan Jalan Raya Darmo No. 113-115 Surabaya, dan menghukum Tergugat I untuk membayar ganti rugi materiil berupa penggantian bangunan lapak senilai Rp. 7.500.000.000, ganti rugi  Imateriil senilai Rp. 15.000.000.000, dan membayar dwangsom senilai Rp. 1.000.000,00 perhari.

 

Tak hanya mengajukan gugatan perdata, para pedagang PKL Kedurus juga telah melaporkan aksi pemagaran dan Pengerusakan paksa yang dilakukan PT Agra Paripurna pada lapak mereka ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. dengan Nomer LP/1426/XII/Bareskrim, pasal 170 dan atau pasal 368 KUHP tentang dugaan tindak pidana perusakan yang dilakukan bersama-sama.

 

Tak sampai di situ, para pedagang juga akan melaporkan aksi pengerusakan itu ke kementrian Koordinator bidang politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) karena adanya keterlibatan instansi pemerintah atas eksekusi yang dianggap ilegal.

 

Laporan itu dilayangkan, akibat rusaknya bangunan lapak dan juga hilangnya barang barang milik para pedagang yang belum sempat di evakuasi, saat PT Agra Paripurna,  melakukan pemagaran atas obyek tanah yang dianggap sebagai aset milik kas desa Kedurus, Surabaya. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...
- Advertisement -

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you