Hukum Mantan Karyawan PT. Hasjrat Abadi Gelapkan Uang

Mantan Karyawan PT. Hasjrat Abadi Gelapkan Uang

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Sidang Penipuan dan Penggelapan yang di duga dilakukan oleh terdakwa Drs.EC Hadi Purnomo ( 33 ) warga Pakis Wetan 2/ 11 Surabaya. Sidang kali ini beragendakan Saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Yaitu Winarko SH.

Dalam fakta persidangan Saksi Vebby Liola Purimahua selaku karyawan PT. Suntraco intim Transport Jalan Mess Ampel, menjelaskan Saksi merupahkan karyawan dari PT. Suntraco bagian penarikan.dalam satu bulan bisa 5 atau 6 tergantung dari penagihannyq atau orderan. Terkait dengan orderan di PT Hasjrat masih ada sisa penqgihan dari awal Januari 2019, masih ada Invoice belum terbayar 261 juta, penagihan masuk ke rekening BCA atau Mandiri atas nama Perusahaan PT Hasjrat karena sudah tercantum di Invoice , Kalau untuk terdakwa tidak ada tunggakan karena terdakwa keluar 1 Juli 2018.

Perkara ini terkuak lantaran adanya Pemeriksaan pengajuan dari Pusat terkait laporan Anggaran. Setelah itu perusahaan pusat dari PT Hasjrat Abadi menurunkan Tim yaitu Aris untuk Menyelidiki terkait Anggaran yang diajukan oleh terdakwa dari tahun 2012 sampai 2019 ada dugaan penyimpangan Kurang lebih Rp 19, 375.627.973;. Setelah diajak Mediasi atau kekeluargaan oleh PT Hasjrat Abadi melalui Aris yang diberi kuasa oleh perusahaan PT, Hasjrat Abadi Terdakwa hanya mengembalikan uang senilai Rp 1.309.000.000. Modus terdakwa melakukan Penipuan dan penggelapan dengan cara terdakwa menuliskan pada warkat Bilyet Giro Nomor Rekening dan atas nama tujuan bukan rekan perusahaan ( PT.Hasjrat Abadi ) melainkan ke rekening pribadi sehingga PT. Hasjrat Abadi mengalami kerugian sebesar Rp 19.375.627.973 ; akibat Perbuatannya terdakwa di jerat pasal 372 Kuhp dan pasal 378 KuHp, Sementara Terdakwa harus tidur di Hotel Prodeo .

Pasal 372 Kuhp ; Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.” Sedangkan pasal 378 Kuhp yaitu ; Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.” * rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Peredaran Narkotika Antar Kabupaten Di Vonis 6 Tahun Penjara Dan Denda 1 Milliar Subsider 1 Bulan Penjara

Surabaya, warnakota.comMajelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 6 tahun ,denda 1 Milliar...

Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

Jakarta, warnakota.com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan peluncuran 15...

Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda

Jakarta, warnakota.com -Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram...

Forkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan BaikForkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan Baik

Surabaya , warnskota.com Forkopimda Jawa Timur pastikan vaksinasi di kabupaten...
- Advertisement -

Selesai Kegiatan Semua Petugas Wajib Jalani Swab

Surabaya,warnakota.com Beragam sudut pandang masyarakat, mengenai penyekatan dan pemeriksaan swab...

Dukungan Masyarakat untuk Petugas yang Berjuang Melawan Covid-19

Surabaya,warnakota.com Ucapan selamat dan dukungan untuk TNI-Polri dan petugas yang melakukan pemeriksaan kesehatan, di...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you