Umum Manajemen Pemerintahan Lamongan Semakin Akuntabel

Manajemen Pemerintahan Lamongan Semakin Akuntabel

-

- Advertisment -

 

Lamongan ,warnakota.com
Akuntabilitas kinerja Pemkab Lamongan naik peringkat. Dari yang sebelumnya “B”, kini menjadi “BB”. Hasil evaluasi atas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2017 itu diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur kepada Bupati Fadeli di Nusa Dua Bali, Selasa (31/1). Dari hasil evaluasi itu, SAKIP Pemkab Lamongan sekarang berpredikat “BB” dengan nilai 70,96. Ini berarti naik dari SAKIP 2016 yang berpredikat “B” dengan nilai 60,86.“Naiknya predikat SAKIP Lamongan ini menunjukkan manajemen berbasis kinerja yang kami terapkan berjalan semakin baik, efektif dan efisien. Ini juga menunjukkan akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam penggunaan anggaran telah berorientasi pada hasil dan kinerja, “ ujar Bupati Fadeli. “Untuk itu kami sampaikan terima kasih kepada semua stake holders yang selama ini secara konsisten mendukung pembangunan di Lamongan. Juga kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Lamongan yang telah melakukan upaya-upaya perbaikan nyata bagi peningkatan birokrasi yang semakin efektif dan efisien, “ katanya menambahkan. Laporan evaluasi SAKIP yang diserahkan MenPANRB itu adalah untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Wilayah II.

 

Meliputi pemprov dan kabupaten/kota di Bali, Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Di wilayah ini, hanya ada 17 kabupaten/kota yang berpredikat “BB”. Kemudian 52 kabupatan/kota berpredikat “B” dan sisanya berpredikat “CC” dan “C”. Disampaikan terpisah oleh Kabag Humas dan Prorokol Agus Hendrawan, Bupati Fadeli selama ini mengawal langsung peningkatan kualitas birokrasi Pemkab Lamongan melalui evaluasi SAKIP.

 

 

Setiap Kepala OPD diperintahkan Bupati Fadeli agar memaparkan secara pribadi rumusan SAKIP dihadapannya. “Beliau ingin memastikan bahwa anggaran yang disampaikan hanya digunakan untuk membiayai program prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan. Juga untuk memastikan ada efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran, sehingga kegiatan-kegiatan yang tidak penting akan langsung dikoreksi, “ katanya menjelaskan. Selain itu, penerapan e-governemnt saat ini semakin di perluas untuk berbagai kegiatan di Pemerintah Kabupaten Lamongan. Mulai dari penyusunan anggaran, pelaksanaan, hingga evaluasinya. *Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you