Nasional Lebih Mudah Mengangkat Palu Dari Pada Mengangkat Kapak Di...

Lebih Mudah Mengangkat Palu Dari Pada Mengangkat Kapak Di Idul Adha

-

- Advertisment -

Surabaya.Warnakota.com

Pembagian daging qurban sangat beda dengan tahun tahun kemaren yang di kenal para awak media sangat ricuh.

Untuk tahun ini pembagiannya daging qurban sangat Aman dan terkendali.Anehnya dalam pembagian korban ini ada beberapa Hakim yang menjadi Panitia.

Padahal para hakim ini sibuk mengatur warga yang antri kupon dengan kesibukan macam macam.

Cuma Hakim yang satu ini sibuk dengan memotong tulang tulang hewan sapi dan bergabung dengan para penjagal .

Sebenarnya apa yang di lakukan Hakim Isjuaedi SH,Mhun sangat kikuk setiap harinya isjuaedi terbiasa memegang Palu sebagai pemutus para terdakwa.

Ini malah memegang kapak untuk memotong tulang.

Dengan senyum manisnya ,menurut isjuaedi saya agak ndredek megang kapak soalnya gak terbiasa,beda dengan palu .yang artinya.kalau palu yang saya ketuk tangung jawab saya sangat besar dalam memutuskan perkara  terdakwa.

Kalau kapak yang saya pegang agak berat tetapi tidak ada tangung jawab karena tulang yang saya potong di berihkan ke orang dimasak sudah selesai tidak ada banding atau kasasi.jelas idjuaedi sambil senyum simpul.

Perlu di ketahui

Ribuan masyarakat berbaris di depan kantor Pengadilan Negeri Surabaya sejak pukul 12.00 WIB, untuk mengantre kupon pembagian daging kurban Idul Adha 1439 Hijriah, Rabu (22/8/2018).

Dimana pihak panitia menyediakan sekitar 2.500 kupon kepada warga.

Menurut Sigit selaku humas pengadilan negeri surabaya.

Mengatakan untuk mendapatkan Daging Kurban.tidak ada persyaratan yang penting Masyarakat hanya perlu berbaris, untuk mendapatkan kupon.

Nantinya kupon itu ditukarkan dengan sebungkus daging kurban seberat 3 per empat kilogram. Untuk menghindari kecurangan, setiap warga yang sudah mengambil daging akan diberikan tanda tinta pada jari kelingkingnya.

Sementara dari pantauan awak media lokasi, antrean yang terjadi cukup panjang. Ribuan masyarakat yang mengantre dari kalangan beragam, mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga dan lansia. Selain itu, karena persediaan daging yang memang terbatas, ada juga beberapa masyarakat yang tidak kebagian daging.

“Yang sudah ambil, tidak boleh ambil lagi. Karena sudah ada buktinya. Kami kasih tinta di jari kelingkingnya. Terus kalau anak-anak kecil tidak kami kasih, karena nanti bisa mengurangi jatah lainnya. Minimal, yang sudah SD sekitar kelas 5-6 dan yang agak tinggi lah, baru kami kasih,” kata dia.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut dia, pengambilan kupon ini juga dijaga ketat oleh aparat keamanan, di antaranya ada 18 personel dari kepolisian, 18 security, dan beberapa petugas Satpol PP. Selain mengamankan proses antrean, petugas juga mengamankan arus lalu lintas di sekitarnya.

Pembagian daging ini rutin dilakukan setiap tahun. Pada perayaan Idul Adha kali ini, persediaan dagingnya bertambah dari tahun sebelumnya. Total hewan kurban untuk tahun ini yaitu, 9 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Sedangkan tahun lalu, ada 8 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Pihaknya berharap, adanya pembagian daging kurban ini bisa membawa berkah dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you