Hukum Lagi lagi ! Polisi tangkap polisi

Lagi lagi ! Polisi tangkap polisi

-

- Advertisment -

Sidoarjo, warnakota

Kinerja Unit I Narkoba Polresta Sidoarjo patut diacungi jempol yang berhasil menangkap  tersangka yang diduga sebagai  pengedar Narkoba.

Terkait dari hasil penangkapan dugaan pengedar Narkoba, yang ditelusuri oleh Unit I narkoba Polresta Sidoarjo, berhasil menangkap  dua   tersangka yang diduga sebagai  pengedar Narkoba.

Diketahui dari dua tersangka tersebut berinisial AT warga asal Madura dan UP  warga asal Sidoarjo.

Dari Kasus ini, Petugas terus  melakukan pengembangan dan penyelidikan  dari  kedua tersangka yang diduga pengedar ,

 Dari hasil pengembangan  informasi bahwa ada satu nama diduga sebagai  pengedar dari Korps berbaju coklat (Anggota Kepolisian).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kedua tersangka yang diduga  Pengedar Narkoba tersebut kemudian penyidik melakukan pemanggilan terhadap oknum polisi berpangkat Bripka berisial (BK), pada tanggal 22 Januari 2020.

Waktu (BK) dipanggil oleh petugas dilakukan pengembangan dan pendalaman, Bripka (BK) mengakui bahwa yang ditangkap infonya dari (BK),spionnya.

Sewaktu (BK) dipanggil dirinya mengakui bahwa itu memang spionnya dan  barang haram tersebut milik (BK).Barang tersebut sempat mau diedarkan tapi keburu ditangkap tim Unit I Narkoba Polresta Sidoarjo.

Diketahui tersangka yang diduga sebagai pengedar  Narkoba ini,  merupakan oknum berbaju coklat (anggota kepolisian) yang dulunya pernah bertugas di Watukosek, Pusdik brimob Polda Jatim, namun sekarang pindah ke kepolisian Umum di Opsnal Polsek Trawas Mojokerto.

Ketika dikonfirmasi oleh beberapa awak media, tersangka berinisial (BK) memang sempat menceritakan kasusnya tersebut.bahkan oknum (BK) ini, meminta tolong kepada awak media agar kasus ini tidak diperpanjang.pada Kamis 13/02/2020.

“Kasus ini tolong jangan diperpanjang mas, pasalnya saya sudah bayar. Pihak Polres meminta 100 juta, tapi sama oknum yang menjadi bos pengedar disanggupi 50 juta dan 1 unit mobil menjadi barang bukti di Mapolres Sidoarjo,”ungkap (BK).

Oknum (BK) ketika ditemui di tempat tugasnya tepatnya di Mapolsek Trawas, kala itu tidak ada ditempat, alasannya waktu itu dirinya lagi ada giat di daerah Pungging Mojokerto.

Guna  keseimbangan pemberitaan, pada hari tersebut,  Selasa tanggal 11 Februari 2020, beberapa awak media melakukan konfirmasi dengan Kapolsek Trawas AKP Pujiono dan pihaknya membenarkan bahwa disinyalir anggotanya  tersandung masalah Narkoba., dikutip dari Smnnews.co.id 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you