Umum Ketua Pengadilan Negeri di Periksa KY Atas Pelaporan Dugaan...

Ketua Pengadilan Negeri di Periksa KY Atas Pelaporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik dan Penyalah gunaan Wewenang dalam Jabatan

-

- Advertisment -

Surabaya, warnakota.com

Ketua Pengadilan Negeri Surabaya ,Nursyam SH,MH  diperiksa Komisi Yudisial RI terkait  pengaduan masyarakat 

tentang penetapan dan pelaksanaan eksekusi pengosongan rumah Ir Suhartati Mesakh atas putusan yang diduga cacat hukum.

Tak hanya Ketua Pengadilan Saja Yang di periksa melainkan Ketua Panitra pengadilan Negeri SurabayaDjamaluddin, dan Juru Sita Djoko Subagyo.

Pemeriksan ketiga Orang tersebut bukan Di kantor KY pusat melainkan di Kantor Pengadilan Tinggi Surabaya, Kamis,( 12 Maret 2020).

Menurut Elang Prakoso Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, memang ketua KY mengirim surat kepada pimpinan kami untuk meminjam tempat untuk memeriksa Ketua dan jajarannya Pengadilan Negeri Surabaya, kemudian oleh pimpinan kami dikasih lah tempat dan hari ini pemeriksaanya sudah terlaksana,” terang Humas PT Surabaya, Elang Prakoso Wibowo saat dikonfirmasi wartawan .

Kendati demikian, hingga terlaksannya pemeriksaan tersebut namun Elang tidak mengetahui pemeriksaan tersebut terkait kasus apa.

“Kasusnya apa PT Surabaya juga gak tau, karena itu sudah menjadi kewenangan KY yang objeknya KPN Surabaya,” ujarnya.

Terpisah, Suhartati Mesakh selaku pelapor mengatakan, Pengaduan tersebut dilayangkan sejak 3 bulan yang lalu.

“Sudah tiga bulan, dan puji Tuhan laporan saya ditindaklanjuti oleh KY,” 

Mengingat pada saat Pak Laurent naik ke atas menemui Ketua Pengadilan Negeri Surabaya pada tanggal  16 Desember 2019 sehari sebelum eksekusi karena saya dari pagi teriak mau ketemu Ketua PN tidak di Gubris sudah mau jam 5 sore.

 baru suruh pak Laurent boleh naik tetapi harus  sendiri dan tidak mau menemui kalau ada saya.

Akhirnya pak Laurent naik dan mengatakan ini harus di tunda Eksekusi karena ada 4 Perkara dan memang ini Non Eksekutabel tidak  dapat di laksanakan , itu jawab KPN ,anehnya ketua PN tetap melaksanakan Eksekusi ( Saya eksekusi sekarang ) nanti menang ya saya Eksekusi lagi, ujar Suhartati Sambil Menirukan omongan Pak Laurent .saat dikonfirmasi di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Laporan tersebut, lanjut Suhartati, dilakukan untuk mencari keadilan atas penetapan Ketua PN Surabaya terkait pelaksanaan eksekusi pengosongan rumahnya di Perumahan Citraland Bukit Telaga Golf Blok TA 6 Kav No 27 Surabaya.

Eksekusi ini didasarkan atas putusan cacat hukum. Karena penggugat tidak memiliki hubungan hukum dengan saya. Tapi Ketua PN Surabaya mengamini putusan dua liane multitafsir tersebut hingga mengeluarkan penetapan ekseksusi,” jelasnya.

Diungkapkan Suhartati, tujuan laporan tersebut dilakukan untuk membuat efek jera pihak Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam menegakkan keadilan.

“Saya yakin bahwa keadilan akan ditegakkan dengan sebenar-benarnya, tidak ada lagi penyelewengan jabatan dan kesewenang-wenangan dalam jabatan dan pelanggaran kode etik,” ungkapnya.

Dalam kasusnya, terang Suhartati, berawal saat Ia membeli rumah dari PT Perumnas dan PT Bumi Indah Terang dengan cara KPR di BCA. Dalam perjalananya terjadi kemacetan pembayaran angsuran.

“Namun belakangan muncul gugatan wanprestasi dari PT Ciputra dengan dasar subrograsi. Padahal subrograsi ini tidak pernah lahir. Ironisnya gugatan mereka diterima tapi anehnya dalam putusan tidak menyebutkan objek akan dieksekusi tapi KPN melalui Paniteranya membuat penetapan ekseksusi yang objeknya tidak dimuat dalam putusan. Ini cacat hukum,” bebernya.

Sementara Ketua PN Surabaya, Nursyam saat dikonfirmasi mengatakan menghormati semua pengaduan yang dilayangkan masyarakat.

“Informasinya saya dilaporkan dugaan  memalsukan putusan oleh pelapor. Dan saya tetap ikuti pemeriksaan ini,” karena menurut saya sesuai SOP dan benar  kata Nursyam.

Saat ditanya terkait tudingan pemalsuan putusan tersebut, Nursyam membantahnya. Ia menyebut, penetapan ekseksusi pengosongan tersebut sudah sesuai dengan prosedur atas putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kami laksanakan seusai putusan PN Surabaya dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi dan kasasi. Dan ini sudah inkracht. Kalau belum inkracht mana mungkin kita berani mengeluarkan penetapan,” pungkasnya.

Sedangkan Djamalluddin saat di konfirmasi oleh wartawan enggan berkomentar, beda dengan Joko Subagyo hanya berkomentar,” saya orang Lapangan atas perintah Ketua , kita hanya tinggal melaksanakan , ujarnya .

 Nursyam diperiksa KY paling akhir setelah Djamaluddin dan Joko Subagyo. Ia baru diperiksa sekira pukul 11.30 Wib setelah menunggu dua jam lamanya. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Aula PT Surabaya yang terletak di lantai 3.*Rhy

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you