Hukum Kurang Lebih 4  Jam  Sidang Perkara Diduga Oknum Pendeta...

Kurang Lebih 4  Jam  Sidang Perkara Diduga Oknum Pendeta Cabul

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar sidang lanjutan  pencabulan yang dilakukan oknum pendeta Gereja Happy Family Center berinisial HL yang dilaksanakan pada Selasa (9/6/2020). 

Persidangan tersebut digelar secara tertutup untuk umum yang memakan waktu kurang lebih dari 4 jam dan dipimpin oleh ketua majelis hakim Yohanes SH Mh.

Dalam persidangan jaksa penuntut Umum Sabetania R Paembonan dan Rista Erna menghadirkan 2 orang saksi dari korban diantaranya ; IR Dan AN.

Usai persidangan. Menurut Eden selaku juru bicara dari korban mengatakan ” bahwa korban ini Memendam luka lama yang kamu ( terdakwa pendeta ) lakukan itu salah lho, tak perduli kamu seorang pendeta tetap ada hukumnya , dimanapun kalau dibawah umur ngak ada  istilah ada suka sama suka,Menurut Eden apak yang di sampaikan korban bahwa IR sangat Legah SudH menyampaikan semunya sehingga  mengurangi  beban luka yang mendalam .

Dalam persidangan ini harapan Keluarga korban terdakwa diberi hukuman  seberat beratnya, dimana   proses pendekatan memakan waktu Dua tahun setelah berhasil  dimakan .

Pada awalnya terdakwa mengakui perbuatannya di kepolisian untuk di persidangan  terdakwa juga mengakui,bahkan terdakwa juga menjadikan korban sebagai anak asuhnya atau anak Rohaniku hal itu diungkapkan pada keluarga korban .

Dalam persidangan korban didampingi seorang phiskolog dari Polda Jatim, menurut phiskolog ketika saya tanya, bahwa korban mengalami trauma yang sangat dalam proses penyembuhan  juga ngak gampang butuh waktu yang lama, dan gak gampang butuh waktu yanv cukul lama apalagi berhadapan  dengan masyarakat yang berbeda karakter, ujar Eden pada wartawan.

Sementara Kuasa hukum Terdakwa Jefri Simatupang SH , pada wartawan mengatakan ,” Bagi kami tim penasehat hukum terdakwa  karena ini sidang tertutup kami tidak akan mengungkapkan , apa isi persidangan .apapun yang diungkapkan korban merupahkan hak prevasi nya korban .kami tidak akan mengungkapn peristiwa peristiwa korban apapun .

Bagi kami yang penting biarlah hukum ditegakan dan keadilan hukum bagi terdakwa .mengenai perkara ini kadaluarsa atau tidak biarlah hakim yang memutuskan .
Saya mohon ketua majelis hakim memberikan.putusan yang seadil adilnya bagi terdakwa maupun, korban jika klayen kami bersalah silakan dihukum jika ada keraguan  dalam putusan nanti saya mohon klayen kami di bebaskan.ujar Jefri simatupang pada wartawan.

Untuk diketahui, kasus pendeta cabul ini terungkap setelah Jeanie Latumahina, aktifis perempuan melaporkannya ke Polda Jatim pada 20 Februari 2020 dengan nomor LPB/ 155/ II/ 2020/ UM/ SPKT.

Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, penyidik Subdit I Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. Melakukan penyidikan dan langsung memanggil beberapa saksi. Dari pemanggilan saksi, pendeta pun akhirnya ditangkap saat akan pergi ke luar negeri dan ditetapkan tersangka atas kasus pencabulan.

Terungkapnya kasus ini, berawal ketika korban berinisial IR (26) akan melangsungkan pernikahan. Namun, IR (korban) menolak untuk dinikahkan di gereja tempatnya dicabuli dari pendetanya sendiri.

Saat mengetahui akan mendapatkan pemberkatan oleh HL, IR berontak dan enggan menikah hingga akhirnya pernikahannya pun batal. Dari situ, orang tua IR lantas mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah mendapatkan cerita dari IR, orang tuanya segera melaporkan perilaku bejat pendeta itu ke Polda Jatim.

Dari laporan pihak keluarga, polisi bergerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka.

 Pencabulan yang dilakukan oleh  pendeta HL pun diketahui dilakukan terhadap korban saat masih berusia 9 tahun yang terhitung masih dibawa umur. Pencabulan tersebut pun ternyata terus berlanjut selama 17 tahun hingga IR berusia 26 tahun.* Rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you