Kunjungan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) ke DPR RI, Mahkamah Konstitusi, Kementerian Luar Negeri, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

0
178

Sebanyak 43 mahasiswa dan 6 dosen pendamping mendatangi beberapa lembaga itu untuk menunjang pengetahuan tentang perkembangan hukum, Senin-Rabu (20-22/1/2020).

Satria Unggul, salah satu dosen pendamping mengatakan, sebagai entitas dari sistem pendidikan tinggi di Indonesia, Fakultas Hukum UM Surabaya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui realitas di luar bangku kuliah.

“Dengan demikian, mereka melihat peluang-peluang dalam pengembangan skill dan kompetensi yang sangat penting untuk dunia kerja,” kata Satria saat mengawali kegiatan di Pusat Edukasi Antikorupsi.

Kunjungan ke KPK di Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan membuat mahasiswa memahami materi tentang antikorupsi dan cara mengkritik kinerja KPK.

Demikian juga dengan materi yang melingkupi edukasi antikorupsi lainnya dan bagaimana efek dari korupsi.

Di sela-sela materi ada sedikit permainan yang dipandu Insan Fahmi.

”Permainan ini agar dalam penyampaian materi tidak terkesan membosankan, apalagi materi yang disampaikan pada waktu menjelang sore seperti saat ini,” terang Insan yang mengemban tugas sebagai Koordinator Kerjasama Direktorat PJKAKI KPK RI.

Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa dan para dosen antusias bertanya terkait seluk beluk penegakan hukum di bidang korupsi.

Mereka juga berdiskusi tentang bagaimana korupsi bisa tumbuh subur hingga bagaimana cara bisa mengurangi tingkat korupsi di Indonesia.

Kegiatan itu begitu cair dalam penyampaian materi, permainan, hingga sesi tanya jawab yang disambut antusias.

Banyak pengetahuan yang berharga didapat dari kegiatan itu.

Mahasiswa menjadi tahu akan bagaimana korupsi itu bisa terjadi hingga akibat dari adanya korupsi seperti apa.

Bahkan juga disampaikan, mahasiswa bisa ikut andil dalam upaya edukasi anti korupsi dengan mengikuti pelatihan yang diadakan KPK dengan menjadi Penyuluh Antikorupsi.

Informasi itu bisa diakses melalui Website aclc.kpk.go.id yang terbuka untuk siapa saja yang peduli akan antikorupsi di negeri tercinta Indonesia.

Sabita Firgoria Luisa Edon
Mahasiswa Fakultas Hukum
Universitas Muhammadiyah Surabaya
anang_afni@yahoo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here