Umum KPM Merasa Dugaan Dicurangi Oleh Oknum PPKH, Warga...

KPM Merasa Dugaan Dicurangi Oleh Oknum PPKH, Warga Desq Gunung Maddah Sampang Komplain

-

- Advertisment -

Sampang,Warnakota.com

Pasca dilwakukannya audiensi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Trunojoyo Sampang beberapa hari yang lalu,maka melalui Bidang Koordinator Lapangan Investigasi yang bernama Ahmadin atau yang akrab dipanggil ‘Bang DIDIN’ untuk diminta agar mendampingi korban KPM PKH yang merasa dicurangi.

Pasalnya  Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya bertujuan untuk dapat mengurangi beban Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) , dan memutuskan mata rantai kemiskinan.

Kini situasi tersebut dijadikan kesempatan untuk meraup keuntungan pribadi bagi para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan modus Buku Tabungan (Butab) dan ATM ditarik oleh oknum tersebut dengan alasan tertentu dengan maksud untuk mengelabuhi korban.

Seperti halnya yang di alami Hosiyah (35) warga Desa Gunung Maddah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang bahwa dirinya merasa di bohongi atau dicurangi enoleh salah satu oknum yang tidak bertanggung jawab, lantaran bantuan PKH yang diterima sejak tahun 2017 itu hanya bisa diterima pada tahun 2019, itupun tidak sesuai nominal yang masuk ke buku rekeningnya.(Selasa, 05/11/2019).

“Saya menerima program itu pada tahun 2017, dan waktu menerima awalnya bantuan buku rekening yang saya terima itu diambil oleh salah satu oknum yang berperan penting dalam program PKH. Sebetulnya saya itu mendapatkan informasi kalau ada pencairan uang bantuan tersebut dan menerima sampai bulan November 2019.

Kemudian saya menanyakan ke oknum yang menyimpan buku rekening tersebut,akan tetapi sama mereka hanya diberi uang cash sebesar 500 ribu rupiah” Jelasnya. Bang didin sendiri selaku Koordinator Lapangan (Korlap) Investigasi saat mendampingi korban untuk melakukan Print out rekening koran di salah satu bank BRI karena mosi ketidakpercayaan terhadap petugas PKH dan ternyata hasilnya sangat mengejutkan yaitu dari hasil print out itu terbukti bahwa selama ini oknum tersebut melakukan pencairan uang tanpa sepengatuhan korban, dan yang membuat korban lebih jengkel lagi serta merasa kecewa karena haknya di ambil oleh oknum tersebut dengan cara di tilap”, Ujarnya didepan awak media.

“Entah siapa yang bermain-main dengan warga miskin, program bantuan PKH ini nanti akan kami kaji secara teliti lagi serta lebih mendalam “Imbuhnya. Sementara menurut Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten sampang  melalui Kepala Bidang (Kabid) Bansos dan Perlinsos (Sri Sunarsih) ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan  bahwa dirinya tidak tahu persis mengenai keluhan masyarakat di bawah apalagi bantuan tersebut di jadikan ‘Bancakan’ bagi oknum-oknum tertentu, dan pihaknya berjanji akan melakukan klarifikasi dan pengecekan data ke operator. “Kami akan melakukan klarifikasi dan sekaligus pengecekan langsung ke  operator untuk mengetahui seberapa nilai besaran nominalnya, setelah itu kami akan memanggil para pendamping, kemudian selanjutnya pihak kami akan melakukan pengecekan di lapangan”, Pungkasnya.* Cyo    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...
- Advertisement -

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you