Nasional Kontingen perisai diri kertajaya surabaya Raih Juara Di Turnamen...

Kontingen perisai diri kertajaya surabaya Raih Juara Di Turnamen Kejuaran Internasional Di Bali

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Kejuaraan Pencak Silat bertaraf internasional yang di selenggarakan di pulau Bali pada tanggal 26 – 28 Juli 2019.Yang diadahkan di GorLila Bhuana, Denpasar, Bali.Yang diikuti dari 1.470 peserta yang mengikuti turnamen perdana . Terutama dari Kontingen perisai diri kertajaya surabaya yang dipimpin oleh Bambang Suharto yang sangat antusias dan nekat mengantar anak didiknya untuk mengikuti pertandingan pencak silat di bali.

Menurut Bambang saat di konfirmasi wartawan, saya sangat antusias melihat anak didik saya ini saya ikutkan pertandingan dari tingkat SD, SMP , SMA , kalah menang itu hal yang wajar bagi saya. Dalam pertandingan ini anak didik saya ada yang atas nama sekolah bahkan dari perisai diri Kontingen Kerta jaya. Yang penting anak didik saya maju terus jangan minder di dalam dunia persilatan, bagi saya jika kalah itu adalah kesempatan tertunda dan jangan putus asa, tapi kalau Menang kita tetap berlatih maju terus. Sampai ke titi membawa nama harum bangsa . Alhamdulilah di Pertandingan ini perisai diri dari Kontingen kertajaya surabaya, Juara 1 dari Bali Juara 2 dari Kategori tingkat SMP yaitu M Hafis Nur Alfaruq Maulana Edon dari SMP N 58 Surabaya. sedangan Juara 3 di raih oleh Ilham dari Situbondo untuk tingkat SMP nya. Untuk Tingkat SD diantaranya juara 1 dari Jakarta , Juara 2 diraih ananda Perisai Diri Qalbu dari SDN Kertajaya 1 / 207 Surabaya, Juara 3 di raih dari Negara Singapur. Pada intinya kita datang mengikuti kejuaraan ini tidak tangan kosong tetapi membawa sejumlah kejuaraan baik tingkat kategori SMA juara 2, faras, Juara 2 rama dennda,Juara 3. Abi fikri Juara.3 prasetio nor wigani, Juara 3 Ali, Juara 3, navindra, Juara 3 gala bawaffi ini adalah nama nama anak didik saya yang meraih juara.untuk yang lainnya saya tidak tahu karena sangat rameh bahkan ribuan yang ikut . Harapan saya tetap berlatih terus dan semangat untuk mengikuti pertandingan pertandingan karena ini merupahkan generasi prestasi bangsa dan negara. Ungkap Bambang kepada wartawan.

Dilangsir dari Media Viva.co.id Menurut Ketua Panitia Bali International Championship, Romy Ardiansyah menuturkan, ada 1.470 peserta yang mengikuti turnamen perdana ini. “Event ini perdana kita selenggarakan. Pesertanya sebanyak 1.470 atlet dari tiga negara, yakni Malaysia, Singapura dan Indonesia. Kategorinya mulai dari siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa dan kalangan umum,” kata Romy di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Jumat, 26 Juli 2019. Ia melanjutkan, turnamen pencak silat terbuka ini merupakan yang pertama dan terbesar di Bali. Dijelaskannya, pencak silat sendiri berasal dari bahasa Melayu. Pencak silat merupakan budaya yang lahir di bumi Nusantara. Dari hasil penelitian, Romy melanjutkan, pencak silat murni lahir di Indonesia. “Tujuan diselenggarakan event ini untuk melestarikan budaya bangsa. Pencak silat masih dipandang kampungan. Bersyukur pada ajang Asian Games pencak silat dipertandingkan dan naik daun. Di Bali sendiri banyak perguruan dan budaya lokal yang mendunia. Makanya kita buat di Bali,” ujarnya. Sementara itu, untuk kontingen Indonesia, ada beberapa perguruan pencak silat seperti Bhakti Negara, Tapak Suci, Sayap Rajawali Indonesia, Pagar Nusa, PSHT, dan lain-lain, yang ikut ambil bagian dalam event ini. “Ada beberapa provinsi yang terlibat, seperti Papua, Sulawesi, Kalimantan, Bali dan beberapa provinsi lainnya, ” tutur Romy.

Ia melanjutkan, turnamen pencak silat terbuka ini merupakan yang pertama dan terbesar di Bali. Dijelaskannya, pencak silat sendiri berasal dari bahasa Melayu. Pencak silat merupakan budaya yang lahir di bumi Nusantara. Dari hasil penelitian, Romy melanjutkan, pencak silat murni lahir di Indonesia. “Tujuan diselenggarakan event ini untuk melestarikan budaya bangsa. Pencak silat masih dipandang kampungan. Bersyukur pada ajang Asian Games pencak silat dipertandingkan dan naik daun. Di Bali sendiri banyak perguruan dan budaya lokal yang mendunia. Makanya kita buat di Bali,” ujarnya. Sementara itu, untuk kontingen Indonesia, ada beberapa perguruan pencak silat seperti Bhakti Negara, Tapak Suci, Sayap Rajawali Indonesia, Pagar Nusa, PSHT dan lain-lain, yang ikut ambil bagian dalam event ini. “Ada beberapa provinsi yang terlibat, seperti Papua, Sulawesi, Kalimantan, Bali dan beberapa provinsi lainnya,” tutur Romy. Sementara untuk kategori yang dipertandingkan ada dua, yakni seni dan tanding pencak silat. “Event ini memperebutkan juara Kementerian Pemuda dan Olahraga. Untuk sistem skoring, kami menggunakan digitalisasi. Selepas event, ini tak ada jenjang lebih tinggi karena ini sebatas pengenalan supaya pencak silat semakin dikenal masyarakat,” kata Romy sembari menegaskan event ini akan diselenggarakan secara reguler tiap tahunnya. Dalam kesempatan yang sama, Plt Kadisdikpora Provinsi Bali, I Made Rentin mengapresiasi dipilihnya Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional ini. “Kami apresiasi Bali dipilih sebagai tuan rumah turnamen bertaraf internasional ini. Bali dikenal sebagai dunia pariwisata yang nyaman dalam konteks pagelaran sport tourism. Kami harapkan ke depan tak hanya pencak silat, tetapi juga olahraga lain, silakan membuat event di Bali. Kami jamin sepenuhnya, karena Bali memiliki dua hal yakni keamanan dan kenyamanan,” ucap dia. *sri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan PMH Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., Dua Kali Tidak Dihadiri Tergugat

Surabaya.warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Diduga Anggaran Apbd Dimanfaatkan Kampanye ERJI Bukan Covid-19

Surabaya,warnakota.com  Komisi A DPRD Surabaya menengarai dana kelurahan dimanfaatkan Pemkot...

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...
- Advertisement -

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you