Umum Kinerja PNS Diawasi Aplikasi E- Performance

Kinerja PNS Diawasi Aplikasi E- Performance

-

- Advertisment -
Lamongan,warnakota.com
Mulai tanggal 1 Januari 2018, PNS di lingkungan Pemkab Lamongan mau tidak mau harus bekerja, memberi pelayanan sesuai bidangnya. Jika tidak, mereka harus siap-siap tunjangannya dipotong hingga 60 persen. Itu bisa terjadi sering diterapkannya aplikasi e-performance.
Setiap kinerja yang dilakukan PNS Lamongan kini setiap harus dilaporkan melalui aplikasi ini.             “Aplikasi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja PNS Kabupaten Lamongan setiap hari, dan hasilnya adalah laporan prosentase kinerja dalam satu bulan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), “ ujar Kabag Humas dan Protokol Agus Hendrawan.
Dijelaskan olehnya, diberlakukannya apilikasi ini untuk mendukung Peraturan Bupati Lamongan No. 4 Tahun 2017 tentang Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) Kepada Pegawai di Lingkungan Pemkab Lamongan.
Unsur yang diukur sebagai kinerja dalam e-Performance harus sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban oleh PNS setiap hari. Kinerja itu selanjutnya diakumulasi dalam 1 bulan berdasarkan hasil Analisis Beban Kerja. “e-Performance ini menjadi salah satu dasar pemberian besaran TPP, yakni 60 persen. Sedangkan sisanya sebesar 40 persen  dinilai dari disiplin kehadiran, “ katanya memberi penjelasan.
Untuk mengantisipasi laporan kinerja fiktif, atasan langsung PNS akan menjadi filternya. Setiap laporan kinerja di e-performance menjadi valid hanya jika sudah dicentang oleh atasan langsung PNS bersangkutan. Karena itu tidak semua dapat mengakses aplikasi untuk mevalidasi kinerja di aplikasi ini.
Hak akses hanya diberikan kepada pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi, jabatan administrator dan jabatan pengawas untuk menyetujui kegiatan yang dilakukan oleh jabatan di bawahnya pada struktur OPD masing–masing. Waktu pengisiannya adalah waktu pengerjaan kegiatan.
Sementara jam kerja PNS Lamongan menurut Perbub No 3 Tahun 2017 adalah pada pukul 07.00 sampai dengan 15.00, selama hari efektif.
Karena Lamongan menerapkan 5 hari kerja, maka jam kerja efektif per hari sama sama dengan 5 Jam  37 Menit  atau 337 Menit. Aplikasi yang dibuat oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lamongan ini telah disosialisasikan secara bergiliran kepada semua PNS pada tanggal  16 sampai dengan 29 November 2017 lalu. Selain itu mereka juga mengunggah video cara pengisiannya melalui pranala https://www.youtube.com/watch?v=6Oop3FhQIl0.* Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...
- Advertisement -

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Putusan Pahit Praperadilan Singky Soewadji Terhadap Polrestabes Surabaya.

Surabaya.warnakota.com Sidang babak akhir gugatan Praperadilan nomer  perkara 28 atas nama singky dan polrestabes .berujung...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you