Hukum Keterangan Agus Setiawan Tjong Di Panggil Kejaksaan Sebagai Saksi.Tekait...

Keterangan Agus Setiawan Tjong Di Panggil Kejaksaan Sebagai Saksi.Tekait Jasmas

-

- Advertisment -

 

 

Surabaya,Warnakota.com

Memang patut diacungi Jempol atas Kinerja Kejaksaan Negeri Tanjung Perak yang Tak Mudah untuk Menguak Buletan Benang Merah Atas kasus Dana Hibah Pemkot Surabaya Tahun 2016.

 
Sementara menurut Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuarie, SH, MH saat dikonfirmasi oleh wartawan ,” Memaparkan hari ini ada pemanggilan Agus Setiawan Tjong kehadirannya  sebagai Saksi ,jika pemanggilan ini Memenuhi Unsur Maka akan  Kita lakukan Penahanan,jelas Lingga.
Pemanggilan Agus  setiawan Tjong hadir di kejaksaan Tanjung Perak Mulai pukul 10 .00 Wib hingga selesai.
Dari pemeriksaan berbagai langka yaitu adanya informasi dari beberapa toko di Surabaya yang di mintai keterangan dengan adanya perbedaan selisih harga yang tidak sesuai dengan laporan pertanggung Jawaban (LPJ ).dari beberapa Barang Diantaranya diantaranya Sound Sytem, kursi, terop,meja  dll.
Tak hanya itu saja para korban yang akibat bujuk rayu dari tangan kanannya Agus setiawan  jong dengan sejumlah 200 RT yang sudah Di BAP oleh Kejaksaan Negeri Surabaya.
Wakil Rakyat (DPRD ) yang terkait dengan perkara ini udah di panggil sebagai saksi ,baik dari BPKP pun sudah di panggil sebagai saksi.
Dari Hasil Penyelidikan  akhirnya membuahkan hasil titik terang ,penyelidikan ini memakan waktu kurang lebih 8 bulan.
Perlu di ketahui muara adanya proyek yang didanai dari jasmas tersebut bermula dari seorang pengusaha berinisial ‘ST’ yang merupakan teman kuliah dari oknum Anggota DPRD Kota Surabaya bernisial ‘D’.

Melalui tangan ‘D’ inilah para oknum legislator lainnya akhirnya mengikuti jejaknya dan pasrah bongkokan kepada ‘D’ mempromosikan program pengadaan terop, kursi, meja dan sound system tersebut ke para  RT dan RW di Surabaya.Untuk menjalankan program itu, para legislator yang berkantor di jalan Yos Sudarso Surabaya tersebut menggunakan tangan konstituennya untuk meloby para RT maupun RW agar mau ikut dalam proyek jasmas tersebut.

Namun untuk menjalankan aksi tersebut pengusaha ‘ST’ tidak berjalan sendirian, ia di bantu tiga rekannya.

Pada akhirnya pengusaha ‘ST’ dan Oknum Legislator ‘D’ telah menyusun rencana untuk bisa mengolah agar proyek yang didanai dari APBD Surabaya itu bisa dimainkan.

Ternyata, sejak pengajuan proposal hingga pembuatan laporan pertanggung jawaban (LPJ) sudah dikonsepkan oleh ‘ST’ bersama tiga rekannya. Para ketua RT dan RW hanya tahu beres dan menerima fee sebesar 1 hingga 1,6 persen dari ‘ST’.

Sebelum dugaan penyimpangan ini ditangani Kejari Tanjung Perak, ternyata kasus ini juga pernah diperiksa oleh Inspektorat Pemkot Surabaya. Dan hasilnya cukup mengejutkan.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, Inspektorat dengan jelas menyebut adanya perbuatan pidana pada pengadaan terop, kursi, meja dan sound system yang dicairkan dari dana hibah Jasmas Pemkot Surabaya periode tahun 2016.

Penyidikkan penyelewangan dana Jasmas ini mulai dilakukan pada 8 Februari 2018 lalu, berdasarkan surat perintah yang telah ditanda tangani Kajari Tanjung Perak, Rachmad Supriady, SH, MH, dengan Nomor Print-01/0.5.42/Fd.1/02/2018.

Beda dengan kronologi di wilayah Kecamatan Kenjeran  diduga Agus Setiawan Tjong Indikasi pembuat proposal yang di Ajuhkan ke DPRD setelah di setujui ,  Agus  Setiawan Tjong melalui rekananya Gito  selaku LKMK kenjeran bersama Fredy ,dan Mujianto (ayah dari Fredy)  menjajahkan dan menawarkan   bantuan kepada beberapa  RT dari RW Kelurahan Kali kedinding.

 

Menurut salah satu RT 24 dati RW 4 menerangkan ;saya di iming iming  ” mau ta saya ajuhkan bantuan terop.sound sidtem dll nanti saya yang akan buat proposal kata Mujianto tinggal kamu yang tanda tangan pokoknya tahu beres.jelas RT 24 ,yang menirukan omongan dari Mujianto ( ayah Fredy).

 

Menurut RT 24 ,Sopo seng gak gelem di kei bantuan terop”,kabeh Rt yo gelem opo maneh Barang iku  di butuhkan Warga , eroh beres pisan proposal di gawekno teko kono,jelas  RT 24 .kari tanda tangan tok ,yang di ucapkan dengan bahasa jawa.

Setelah proposal di acc semua RT di kumpulkan di salah satu rumah makan di  Pasar atum untuk di beri sosialisasi dan di pandu  oleh fredy ,ketika akan pencairàn uang di Bank Jatim .setelah selesai sosiialisasi  beberapa RT  di suruh tanda tangan .masing masing mendapat saku Bensin.

Beberapa hari kemudian ,waktu pencairan di bank Jatim beberapa RT di pandu oleh Fredy agar menandatangani buku  tabungan ,tetapi Beberapa RT tidak menerima uang cuma tanda tangan doang bukti pencairan uang  setelah itu bukti buku yang sudah di tanda tangani tersebut di minta oleh Fredi .jelas RT 24. RW 4 kelurahan tanah kali kedinding.kecamatan kenjeran.

beberapa hari kemudian barang yang di ajuhkan di kirim masing masing beberapa RT dari RW 4  dan di suruh tanda tangan sebagai bukti barang sudah di terima,jelas RT 24 kepada wartawan.

Sampai berita ini naik fredy .Mujianto dan Gito LKMK serta Agus Setiawan Tjong belum di ketahui Statusnya apakah dia sebagai tersangka atau saksi.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you