Nasional Kesepakatan KUA PPAS APBD 2018

Kesepakatan KUA PPAS APBD 2018

-

- Advertisment -

Lamongan,warnakota.com

    Badan Anggaran DPRD kabupaten Lamongan menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2017 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, Rabu (20/9). Persetujuan itu ditandai dengan penandatangan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD 2018 oleh Bupati Lamongan Fadeli dan Pimpinan DPRD. KUA dan PPAS tersebut selanjutnya akan menjadi dasar bagi penyusunan APBD 2018. Juru bicara Banggar Purwadi dalam laporannya menyampaikan sejumlah masukan dalam pelaksanaan KUA dan PPAS APBD 2018. Diantaranya terkait pelaksanaan di bidang pengairan.

 

Banggar dalam pendapatnya seperti disampaikan Purwadi melihat masih kurangnya fungsi waduk, baik sebagai penyalur irigasi maupun penampung air saat musim kemarau. “Badan Anggaran menyarankan untuk memaksimalkan fungsi waduk dan embung di masyarakat dengan melakukan pengerukan, “ katanya. Sisi pendapatan daerah juga menjadi perhatian Banggar agar terus dilakukan penggalian potensi. Seperti dengan naiknya Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) di tepi jalan raya, Banggar menyarakankan agar dilakukan pendataan ulang secara berkala untuk meningkatkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

    Bupati Fadeli menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah memberikan dukungan dan bekerja bersama eksekutif dalam melaksanakan pembangunan. Dia menyampaikan program utama yang akan dilaksanakan di 2018 diantaranya terkait pembangunan dan perbaikan infrastruktur, serta sarana dan prasarana ketersediaan air baku maupun irigasi. Program prioritas lainnya, lanjut dia, adalah pengurangan angka kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk masyarakat.

Pendapatan Daerah dalam KUA PPAS APBD 2018 diproyeksikan sebear Rp 2, 571 triliun. Salah satu komponen Pendapatan Daearh, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti disebutkan dalam laporan Banggar diproyeksikan bisa naik Rp 34. 489.215.571. Yakni dari Rp 436.519.037.265 menjadi Rp 471.008.252.837, atau naik 7, 9 persen. Kemudian untuk Belanja Daerah, di tahun 2018 diproyeksikan sebesar Rp 2, 571 triliun. Dengan rincian untuk Belanja Tidak Langsung Rp 1, 623 triliun dan Belanja Langsung Rp 948, 280 miliar. *Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you