Hukum Keluarkan Burung Dalam Sangkar Celana Terdakwa Danu Disidangakan

Keluarkan Burung Dalam Sangkar Celana Terdakwa Danu Disidangakan

-

- Advertisment -

Surabaya, Warnakota.com

Minggu yang lalu terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum Yusuf Akbar Sh dari Kejari Tanjung Perak.

Dalam tuntutannya terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana dalam pasal 281 ayat 1 karena perbuatannya terdakwa dituntut 1 Tahun 6 Bulan .

Dari tuntutan Jaksa Akhirnya Terdakwa Danu widarmadi mengajukan Pembelaan. Dalam sidang yang di gelar di R Kartika Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai Oleh Hakim Majelis Yulisar SH, dalam pembelaannya terdakwa mengakui apa yang telah dilakukan kepada Jamiatul , karena Didepan Jamiatul Telah memperlihatkan Burung dalam sangkar Celanannya bahkan Terdakwa pasrah Dalam Putusan Hakim apapun nanti Putusannya saya terima , ” ucap terdakwa dalam fakta persidangan.

Ketika Jaksa Penuntut Umum Ditanya kembali terhadap Pembelaan bagaimana Pak Jaksa ? Jaksa Yusuf hanya menjawab Tetap pada tuntutan .

Untuk sidang selanjutnya ditunda minggu depan dengan agenda Putusan. Perlu diketahui perkara ini berawal pada tanggal 30 april 2019 pada saat terdakwa bermain ke rumah Jamiatul Ningsih di Jalan Laksda M Nasir 50 c Surabaya.

Pada saat itu korban beralasan numpang kekamar kecil untuk buang air besar selesainya terdakwa menuju ke ruang tamu dan meminta asbak ke Jamiatul Ningsih ( saksi korban ).

Karena korban saling kenal maka korban tidak merasa curiga terhadap terdakwa Pada saat itu terdakwa beralasan numpang ke kamar kecil untuk buang air besar, selesainya terdakwa menuju ke ruang tamu dan meminta asbak ke Jamiatul Ningsih.

Sedangkan saksi tidak merasa curiga karena sudah mengenal terdakwa tak tahunya terdakwa mengeluarkan burung dalam sangkar celananya dan di elus elus . Korban sendiri kaget melihat tingkah terdakwa ketika terdakwa ditegur oleh korbam ” kamu jangan kurang ajar ya ? Jawab terdakwa dengan alasan resleting celana saya rusak dan meminta cemiti setelah itu mengelus ngelus Anunya, karena ketakutan terdakwa lari keluar.

Akibat perbuatannya terdakwa dijerat pasal 281 ke 1 kuhp yaitu : barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan; 2. barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya, melanggar kesusilaan. Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.* rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Peredaran Narkotika Antar Kabupaten Di Vonis 6 Tahun Penjara Dan Denda 1 Milliar Subsider 1 Bulan Penjara

Surabaya, warnakota.comMajelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 6 tahun ,denda 1 Milliar...

Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

Jakarta, warnakota.com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan peluncuran 15...

Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda

Jakarta, warnakota.com -Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram...

Forkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan BaikForkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan Baik

Surabaya , warnskota.com Forkopimda Jawa Timur pastikan vaksinasi di kabupaten...
- Advertisement -

Selesai Kegiatan Semua Petugas Wajib Jalani Swab

Surabaya,warnakota.com Beragam sudut pandang masyarakat, mengenai penyekatan dan pemeriksaan swab...

Dukungan Masyarakat untuk Petugas yang Berjuang Melawan Covid-19

Surabaya,warnakota.com Ucapan selamat dan dukungan untuk TNI-Polri dan petugas yang melakukan pemeriksaan kesehatan, di...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you