Hukum Kedua Terdakwa Penipuan dan Penggelapan Di Vonis Hakim...

Kedua Terdakwa Penipuan dan Penggelapan Di Vonis Hakim Berbeda

-

- Advertisment -

Suràbaya,warnakota.com

Sidang .putusan terkait.Direktur PT Solusi Rekayasa Teknologi, Terdakwa Heri Bambang dan bekas Kabag Marketing PT Bank Harda Internasional cabang Rajawali, Terdakwa Dony Sulaksono, diputus hukuman berbeda oleh Ketua Majelis Hakim Timor Pradoko  SH.Mhum,Di pengadilan Negeri Surabaya.Kamis ,18 Januari  2018.

 

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mohammad Usman yang menyatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah bersama-sama melakukan tindak pidana pemalsuan secara berkelanjutan sesuai pasal 263 ayat (1) KUHP yang merugikan Bank Harda Internasional Surabaya sebesar Rp 17 miliar.

 

“Menuntut terdakwa Dony Sulaksono dengan hukuman 2 tahun, serta menuntut hukuman penjara selama 2 tahun dan 6 bulan kepada terdakwa Heri Bambang, tuntutan ini diserta dengan perintah agar kedua terdakwa tetap ditahan,” ucap jaksa Usman membacakan tuntutannya.

 

Sayangnya Tuntutan Jaksa Penuntut Umum  Muhammad Usman rupanya tak Seirama dengan putusan Hakim Timor Pradoko SH.Mhum.

 

Lebih ringan di banding tuntutan Jaksa.dalam amar putusan serta pertimbangan pertimbangan kedua terdakwa bersalah telah melakukan perbuatan pemalsuan yang dilakukan terdakwa Dony Sulaksono dan terdakwa Heri Bambang sudah merugikan Bank Harda Internasional, sedangkan hal yang meringankan terdakwa Dony Sulaksono belum sempat menikmati uangnya dan terdakwa Heri Bambang bersedia mengembalikan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang dipalsukan.

 

Serta kedua terdakwa jujur dan berterus terang.Hal yang memberatkan perbuatan kedua terdakwa membuat resah Korban sehingga merasa korban di rugihkan Rp 17 Milyar walaupun sudah di.kembalikan.

 

Putusan yang di jatukan sangat berbeda .terdakwa Doni Sulaksono di putus hakim 1 tahun penjara.sedangkan Heri Bambang di putus Hakim 1 tahun 3 bulan penjara.bahkan kedua tetdakwa di kenakan biaya Rp 5.000;

 

Perkara ini terjadi ketika Terdakwa Heri Bambang dan terdakwa Dony Sulaksono pada bulan Mei 2014 sampai dengan bulan Agustus 2014 bertempat di PT Solusi Rekayasa Teknologi Jalan Semampir No 45 Surabaya, bersepakat membuat BPKB palsu atas beberapa unit kendaraan milik perusahaanya.

 

BPKB itu sengaja dipalsulan, setelah terdakwa Heri Bambang selaku direktur PT Solisi Rekaya Teknologi mendapatkan tambahan fasilitas kredit dsri PT Bank Harda Internasional cabang Surabaya Rajawali, yang totalnya berjumlah Rp. 17 milar.

 

 

Padahal, untuk fasilitas kredit sebanyak itu Bank Harda yang diwakili pimpinanya Ir Dwiarini Sulistyowati dan terdakwa Heri Bambang serta terdakwa Dony Sulaksono selaku kabag marketing bank Harda sudah menandatangani akte Nomor : 002/OL-Krd/BHI.SBY-RJWL/II/2014 dan jaminan fidusia dihadapan Notaris Kukuh Muljo Rahardjo. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you