Kesehatan Kedokteran Fungsional untuk Kembalikan Harmonisasi Tubuh

Kedokteran Fungsional untuk Kembalikan Harmonisasi Tubuh

-

- Advertisment -

WarnaKota.com (Surabaya)

 

Data Kementerian Kesehatan RI tahun 2015 menyatakan pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Melihat fenomena tersebut, Pusat Penelitian Obat Tradisional (PPOT) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) bekerjasama dengan PT. HRL Internasional Gresik mengadakan seminar dengan menghadirkan narasumber Dr. Amarullah H. Siregar, MD, ND, DIHom, DNMed, MSc, MA, PhD dan Prof. dr. A.N. Kurniawan, SpPA (K), Dipl.WOSAAM, Dipl. IHS (Ketua ICFAM – Indonesian Community of Functional and Advancement of Medicine). Bertempat di Auditorium Agustinus 201 Kampus UKWMS Dinoyo, seminar ilmiah ini mengangkat tema besar, “The Functional Medicine of Natural Components and Its Application in Cancer Treatment”, dan dihadiri sejumlah peneliti, apoteker, dokter hingga mahasiswa.

Dr. Amarullah menjelaskan tentang kedokteran fungsional mulai dari konsep, cara pengobatan, hingga bahan-bahan alam yang menjadi perantara pengobatan fungsional. Selama ini para peneliti dan para dokter hanya mengobati gejala yang terlihat saja, padahal efek dari gejala tersebut bisa jadi lebih besar, mirip seperti fenomena gunung es. “Akibatnya, orang-orang sudah merasa ‘sehat’ karena tidak ada gejala apapun. Namun pada saat terkena penyakit, bilangnya tidak terasa tapi tiba-tiba terkena serangan, ataupun mengalami stadium akhir, tentu hal ini begitu mengkhawatirkan,” ucap Amarullah. Cara pengobatan kedokteran fungsional adalah dengan menggunakan Naturoceutical atau pemberian bahan alam baik secara herbal maupun nutrisi. Ia juga tak menyangkal bahwa manusia saat ini lebih banyak menyalahkan penyakitnya daripada peduli dengan kesehatan sendiri, sehingga sakit sedikit minta obat pada dokter.

 

Sementara itu, Prof. Kurniawan memaparkan dampak yang telah diberikan oleh kedokteran fungsional dalam menangani penyakit kanker. Pengobatan kanker secara umum di kedokteran konvensional seperti kemoterapi, dan penyinaran hanya berhasil untuk membunuh sel kanker dalam tahap awal. Sedangkan pada tahap selanjutnya, tingkat keberhasilannya hanya bersisa 5% saja. “Dalam kedokteran fungsional, kita memperhatikan seluruh keadaan pasien, tidak hanya kankernya saja,” kata Kurniawan. Ia juga menjelaskan perlakuan treatment kanker yang dilakukan oleh kedokteran fungsional yaitu Hyperthermia dan Onchotermia yang benar-benar terbukti dan teruji mengecilkan sel kanker. Tak lupa Prof. Kurniawan juga menegaskan bahwa,” tidak semua pasien kanker bisa diobati dengan herbal yang sama, perlu dilakukan pengecekan dan disesuaikan dengan kondisi pasien, pungkasnya. Melalui seminar ilmiah ini pula, diharapkan para dokter, praktisi herbal, peneliti dan generasi muda bisa mengangkat nilai lebih herbal dan menggunakannya untuk pengobatan.

 

Functional Medicine atau Kedokteran Fungsional adalah suatu cara berpikir baru tentang kesehatan dan penyakit yang memberikan harapan sembuh total. Berbeda dari kedokteran konvensional, kedokteran fungsional melihat penyakit sebagai gangguan dari keseimbangan fungsi tubuh, yang bekerja sebagai suatu simfoni dari berbagai sistem yang saling berhubungan erat secara harmonis. Hal ini dikembangkan karena paradigma yang menjamur di masyarakat yaitu mengganggap bahwa sembuh, adalah tanda dari sehat. Padahal belum tentu, dalam tahap sembuh tubuh kita masih berada di kondisi normal, yaitu tanpa adanya gejala sakit tetapi tidak sehat secara optimal.

 

Pengobatan kedokteran fungsional sendiri berpusat pada pasien dengan menitikberatkan pada penanganan pasien, keseimbangan dinamis antara faktor internal dan eksternal, memandang kesehatan sebagai suatu vitalitas positif bukan hanya ketiadaan penyakit, melainkan mendukung pemeliharaan organ yang bertujuan memperpanjang masa hidup, dengan mempertimbangkan pula pengaruh faktor-faktor spiritual dan psikologis dalam kehidupan pasien.  Dengan demikian, pasien dapat memahami kondisi tubuhnya, karena penyakit bisa datang bukan dari apa yang kita konsumsi namun dari bagaimana tubuh kita dapat menghadapi berbagai hal yang masuk tersebut.* Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you