Nasional Kabar Gembira Kakek Rawat Cucu Penderita Penyakit Langka Selama...

Kabar Gembira Kakek Rawat Cucu Penderita Penyakit Langka Selama 17 Tahun

-

- Advertisment -

Surabaya, Warnakota.com

17 tahun lamanya seorang gadis cantik di Surabaya menderita penyakit Celebral Palsy  yang membuat dirinya harus tergolek lemah di atas tempat tidur selama itu pula sang kakek yang juga hidup dalam kemiskinan tetap tulus dan setia merawat cucu kesayangannya tersebut.

harapan sang kakek tak muluk dirinya hanya ingin cucu kesayangannya itu secara serius mendapatkan perawatan kesehatan  dari pemerintah.

di gang sempit berukuran 60 centimeter dikawasan jalan ikan gurami gang lebar surabaya inilah terdapat rumah kontrakan kecil yang dihuni oleh nanang soedarto kakek berusia 53 tahun yang sehari-hari tinggal bersama cucu kesayangannya diva nabila.

selama 17 tahun Diva Nabila hanya tergolek lemah di atas tempat tidur akibat penyakit celebral palsy yang dideritanya sejak berusia 6 bulan selama itu pula  Nanang Soedarto juga tetap tulus dan setia merawat cucu kesayangannya tersebut.

Diva Nabila merupakan anak pertama dari 5 bersaudara anak pasangan Anita Noviandi dan Muhammad Hidron karena alasan ekonomi sejak kecil diva sudah dititipkan kepada Nanang sang kakek sementara orang tuanya kini berada di gresik jawa timur mengetahui kondisi diva yang mengalami penyakit langka kedua orang tuanya pun tidak pernah menjenguk.

nanang bercerita selama ini mereka berdua menggantungkan hidup dari kedermawanan masyarakat dan warga sekitar  sementara pemerintah melalui dinas sosial  hanya memberikan bantuan berupa jatah 3 kardus susu tiap bulannya sebagai tambahan nutrisi harian.
meski begitu Nanang tetap bersyukur karena masih banyak warga masyarakat yang perduli  namun dalam benaknya sedikit ada raut penyesalan  karena dirinya sudah tidak bekerja lagi dan tidak mempunyai penghasilan tetap sehingga cucu kesayangannya pun belum bisa mendapatkan perawatan medis.

Ada kabar bahagia datang dari kisah Nanang Soedarto (53) yang sempat viral baru-baru ini.
Selasa (19/5) siang, Nanang datang ke Balai RW dimana dia tinggal untuk mengambil undangan, dimana namanya tercantum sebagai salah satu penerima bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari pemerintah.
Yang nantinya tiap bulannya, akan menerima paket bantuan sembako senilai Rp. 200 ribu dari Kementrian Sosial. Serta tambahan bantuan suplemen pangan senilai Rp. 100 ribu.

“Jadi, ada selisih jeda satu hari setelah ada pemberitaan, ternyata nama Pak Nanang masuk dalam daftar penerima bantuan KKS. Jadi, kami bersyukur sekali. Paling tidak, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup dari keluarga miskin ini,

Selain itu, pihak Kelurahan Perak Barat juga, saat ini sedang memproses akte kelahiran Diva Nabila, cucu Nanang Soedarto yang nantinya sekalian akan dimasukkan namanya di Kartu Keluarga (KK), menjadi satu dengan Kartu Keluarga Nanang, kakeknya.

“Kami bersyukur dan berterima kasih sekali atas respon cepat dari pihak kelurahan dan Dinas Sosial Kota Surabaya yang sudah membantu apa yang menjadi kesulitan Pak Nanang dan Diva Nabila selama ini,” ujar  nanang.

Dan berharap adanya penanganan medis terhadap penyakit yang di derita oleh Diva Nabila. Termasuk untuk pembuatan serta pengurusan kartu BPJS secara gratis.

Mengingat, selama 17 tahun lamanya, Diva Nabila hanya bisa tergolek lemah dan berbaring di ranjangnya akibat penyakit Cerebral Palsy yang diderita sejak Diva Nabila berusia 6 bulan.

Tak hanya itu, seharusnya  keluarga miskin ini direlokasi ke rumah susun milik pemerintah, mengingat kondisi tempat tinggal kontrakannya saat ini di kawasan Jalan Ikan Gurami, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya memang tidak layak huni.

Selain kumuh dan pengap, juga tidak ada septitank. Bahkan, saluran air di kontrakannya sendiri sudah tidak dialiri lagi. Sehingga, Nanang harus menimba air dari tetangganya dengan menggunakan ember.

“Kami sendiri sebenarnya sudah siap untuk melakukan bedah rumah seperlunya, termasuk pembuatan septitank di kontrakan Pak Nanang. Tapi kalau memang keluarga ini bisa direlokasi ke rumah susun milik pemerintah, itu jauh lebih baik,”

  ibu kandung Diva Nabila, Anita Noviandry (38) sudah menengok, bahkan berjanji akan ikut merawat putri pertamanya tersebut ke depannya.

Sementara dengan adanya pemberitaan penderitaan sang Kakek dan cucunya tersebut cukup banyak menarik perhatian diantaranya salah satu dosen Univertas Kartini, untuk membantu sang kakek , dosen yang inisial DN tersebut berharap agar Diva Nabila mendapatkan perawatan medis dan ceoat Sembuh , ujarnya.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you